Antoine Semenyo Cetak Gol Kemenangan Manchester City di Final Piala FA
Penyerang Manchester City, Antoine Semenyo, mengukir momen bersejarah dalam perjalanan kariernya di stadion Wembley.
Seperti dilansir dari Bola, delapan tahun lalu dirinya masih merumput di level non-liga bersama Bath City, tetapi kini namanya masuk buku sejarah Piala FA setelah melesakkan gol kemenangan Manchester City saat menumbangkan Chelsea di partai final, Sabtu (16-5-2026) malam.
Gol penentu kemenangan tersebut tercipta pada menit ke-72 melalui sebuah sontekan tumit cerdik yang berhasil mengelabui barisan pertahanan Chelsea.
Dalam pertandingan final yang berlangsung sangat ketat dan minim peluang matang, aksi brilian dari Semenyo tersebut sukses menjadi pembeda sekaligus mengunci kemenangan bagi Man City.
Pemain yang kini menginjak usia 26 tahun tersebut didatangkan Man City dari Bournemouth pada bursa transfer Januari lalu dengan nilai transfer mencapai 62,5 juta paun.
Semenjak mendarat di Etihad, Semenyo langsung membuktikan kapasitasnya sekaligus menjawab alasan mengapa Man City rela menggelontorkan dana besar di tengah pasar transfer yang dinilai makin tidak masuk akal.
Satu gol berharga ke gawang Chelsea itu juga sekaligus mengantarkan sang manajer, Pep Guardiola, merengkuh trofi mayor ke-16 bersama Man City, atau total 20 gelar selama satu dekade menakhodai The Citizens.
"Itu (gol) pernah terjadi beberapa kali saat latihan dan hari ini semuanya berjalan sempurna," kata Semenyo kepada BBC Sport.
"Semuanya terjadi sangat cepat. Bola datang langsung ke arah saya dan saya harus berimprovisasi secepat mungkin," jelasnya.
Pemain bernomor punggung baru ini mengakui bahwa atmosfer bersaing ketat dalam perebutan trofi bergengsi masih menjadi hal yang sangat baru bagi dirinya.
"Saya belum pernah bermain untuk trofi seperti ini sebelumnya, jadi semuanya masih terasa baru. Semoga kami bisa menyelesaikan musim dengan baik. Penyelesaiannya memang bagus, saya akui itu," ucapnya.
"Sejak kecil saya selalu bermimpi bermain untuk klub-klub besar. Perjalanannya memang panjang, tetapi saya bersyukur bisa sampai di titik ini," lanjut pemain kelahiran Chelsea, 26 tahun silam itu.
Mantan penjaga gawang Timnas Inggris, Paul Robinson, turut memberikan sanjungan tinggi terhadap proses terjadinya gol indah dari Semenyo saat berbicara di BBC Radio 5 Live.
"Gol itu benar-benar luar biasa dari Antoine Semenyo. Timing larinya dan penyelesaiannya sangat hebat," ujar Robinson.
"Pertandingan seperti ini biasanya ditentukan oleh kesalahan atau momen kualitas individu, dan gol itu murni lahir dari kualitas."
"Bagi saya, itu salah satu gol terbaik musim ini," imbuhnya.
Semenyo Jadi Pemecah Kebuntuan Man City
Begitu peluit panjang dibunyikan, lagu berjudul 'Just the Way You Are' yang dipopulerkan oleh grup musik asal Italia, Milky, langsung menggema keras di tribun pendukung Man City di Wembley.
Seluruh suporter bersorak-sorai merayakan nama Semenyo, sosok striker yang kini resmi ditasbihkan sebagai pahlawan baru bagi publik Etihad.
Semenyo tampak larut dalam kegembiraan dengan melompat-lompat bersama rekan satu timnya di lapangan saat Man City mengangkat trofi juara yang diiringi oleh pesta kembang api megah.
Ia sangat menyadari bahwa gol indahnya tersebut akan terus diputar berulang kali dalam tayangan sejarah final Piala FA selama bertahun-tahun ke depan.
Kemenangan krusial ini memastikan langkah Man City dalam mengamankan dua gelar domestik musim ini, setelah sebelumnya sukses membungkam Arsenal di final Piala Liga Inggris pada Maret lalu.
Di sepanjang jalannya laga final Piala FA ini, Chelsea sebenarnya tampil sangat disiplin dan sempat berhasil meredam kreativitas serangan Bernardo Silva dan kolega dengan taktik bertahan rapat dibarengi serangan balik cepat.
Barisan penyerang The Citizens sempat mengalami kesulitan besar untuk membongkar tembok pertahanan lawan yang begitu kokoh, hingga akhirnya Semenyo muncul sebagai aktor pemecah kebuntuan.
Berkat performa impresifnya di sepanjang pertandingan, Semenyo dinobatkan sebagai pemain terbaik pada laga final, serta menjadi penggawa Man City dengan torehan kontribusi gol terbanyak di ajang Piala FA musim ini.
Dampak Instan Sejak Mendarat di Etihad
Semenyo langsung memberikan dampak instan yang nyata semenjak bergabung dari Bournemouth.
Man City bahkan dilaporkan harus memenangkan persaingan sengit melawan klub raksasa lain seperti Manchester United, Liverpool, dan Tottenham Hotspur demi mendapatkan tanda tangannya.
Ketajaman sang striker sudah terlihat sejak laga debutnya, di mana ia sukses menyumbang gol saat Man City melumat Exeter dengan skor telak 10-1 pada putaran ketiga Piala FA.
Gol tunggal ke gawang Chelsea ini juga menorehkan makna historis tersendiri, sebab Semenyo menjadi pemain berkebangsaan Ghana pertama yang mampu mencetak gol di partai final Piala FA.
Di sisi lain, kemenangan ini berhasil menghapus trauma mendalam bagi Man City setelah sempat menelan kekalahan pahit pada dua laga final Piala FA sebelumnya, masing-masing dari Crystal Palace dan Manchester United.
Semenyo juga membeberkan kalimat instruksi pertama yang dilontarkan oleh Pep Guardiola saat dirinya pertama kali menginjakkan kaki di tempat latihan Man City.
"Hal pertama yang dia katakan kepada saya adalah, 'jangan mengubah permainanmu,'" kata Semenyo.
"Dia tahu kami sangat dominan menguasai permainan, tetapi dia tetap ingin saya menjadi diri sendiri dan menciptakan sedikit kekacauan di lapangan," ungkap Semenyo.