Anthropic Tuduh Alibaba Akses Model AI Claude Secara Ilegal
Startup kecerdasan buatan asal Amerika Serikat, Anthropic PBC, menuduh Alibaba Group Holding Ltd. melakukan upaya berskala besar untuk mengakses model AI Claude miliknya secara ilegal menggunakan puluhan ribu akun palsu pada Kamis, 25 Juni 2026, dilansir dari Bloombergtechnoz.
Surat yang dikirimkan oleh Anthropic kepada beberapa senator AS dan pejabat Gedung Putih mengungkapkan bahwa operator dari laboratorium AI Qwen milik Alibaba sengaja menargetkan kemampuan penalaran agen serta rekayasa perangkat lunak dari Claude. Aktivitas ini melibatkan sekitar 28,8 juta interaksi melalui hampir 25.000 akun palsu yang beroperasi sejak April hingga Juni.
Pihak pengembang mengkhawatirkan praktik "adversarial distillation" atau distilasi lawan, di mana perusahaan kompetitor mengambil data hasil model utama untuk melatih chatbot tandingan dengan biaya riset yang jauh lebih murah tanpa izin. Anthropic bersama OpenAI dan Google kini berkolaborasi membagikan data internal untuk menekan manipulasi tersebut, setelah sebelumnya mendeteksi indikasi serupa dari startup asal China lainnya.
"Serangan distilasi ini dilakukan secara ilegal, sistematis, dan dalam skala industri untuk mengekstraksi kemampuan AI AS dari berbagai laboratorium terdepan dan mengemasnya kembali sebagai milik mereka sendiri tanpa menanggung biaya pelatihan dan R&D yang diperlukan untuk melatih model-model terdepan AS," tulis Anthropic dalam suratnya.
Hingga saat ini, pihak Alibaba Group Holding Ltd. belum memberikan komentar resmi ataupun tanggapan mengenai laporan penyalahgunaan akun tersebut.