Mirra Andreeva Ungkap Tekanan Mental Usai Juara Prancis Terbuka 2026
Petenis Rusia Mirra Andreeva mengungkapkan perjuangan emosional dan ketegangan mental yang ia hadapi di balik keberhasilannya merengkuh trofi grand slam Prancis Terbuka pada Sabtu, 6 Juni 2026.
Kemenangan di partai final Roland Garros tersebut diraih Andreeva setelah mengalahkan petenis kejutan asal Polandia, Maja Chwalinska, melalui pertandingan dua set langsung dengan skor akhir 6-3 dan 6-2.
Keberhasilan di Paris ini sekaligus menobatkan Andreeva sebagai pemain termuda yang berhasil memenangkan turnamen Roland Garros sejak pencapaian serupa yang diraih oleh Monica Seles pada tahun 1992 silam.
Selepas memastikan gelar juara tersebut, Andreeva menyampaikan pengakuan terbuka mengenai kondisi psikologisnya yang dipenuhi tekanan berat selama beberapa pekan terakhir turnamen berlangsung.
"Je suis la seule à savoir à quel point j’étais nerveuse ces dernières semaines. J’ai combattu tant de démons en moi" ujar Mirra Andreeva, Petenis Rusia.
Dilansir dari welovetennis.fr, Andreeva juga tidak melewatkan kesempatan untuk mengapresiasi kerja keras diri sendiri yang menjadi ritual atau ciri khasnya yang selalu ia lakukan setiap kali berhasil memenangkan sebuah gelar juara.
"Last but not least I also wanna thank myself for believing in myself… Always giving my 100% even when it’s tough. Trying every day to be better as a person and as a player. Believing I can do this. Fighting so many…" kata Mirra Andreeva, Petenis Rusia.