Anak Hamidah Rachmayanti dan Meisya Siregar Terseret Ombak Bali

Share

Insiden menegangkan menimpa keluarga selebgram Hamidah Rachmayanti dan Irfan Farhad saat berlibur di pantai Bali pada Selasa (21/7/2026). Putri sulung mereka, Shireen, sempat terseret ombak laut bersama putra dari pasangan artis Meisya Siregar dan Bebi Romeo.

Kejadian tersebut berlangsung cepat ketika perhatian Hamidah teralihkan ke anak bungsunya. Sementara itu, sang suami bersama Shireen berenang semakin jauh dari area tepi pantai hingga dihantam gelombang tinggi.

"Mainnya makin menjauh dari bibir pantai. Baba coba narik tangannya supaya tetap ada di tepi dan di videonya terhenti karena mommi terdistraksi dengan yang lain. Tiga menit perhatian mommi teralihkan perhatian ke adik-adiknya Shireen, ternyata background video ini adalah video ini enggak sengaja terekam. Ini momen saat Baba dan Shireen sedang diterjang ombak," ujar Hamidah melalui unggahan akun Instagram pribadinya.

Irfan Farhad dengan sigap berusaha menyelamatkan sang putri beserta anak-anak lain yang ikut terbawa arus. Kendati berhasil diselamatkan ke tepi, kondisi Shireen sempat melemah akibat tergulung gelombang.

"Di situ muka baba linglung banget karena dilema untuk bawa Shireen dulu ke pinggir pantai lebih dulu. Karena saat itu Shireen bilang udah enggak bisa napas dan badannya lemas karena keminum air laut yang cukup banyak," ujar Hamidah.

Tim penjaga pantai (lifeguard) langsung memberikan pertolongan medis darurat kepada seluruh korban di lokasi kejadian. Insiden tersebut rupanya juga melibatkan anak dari publik figur lainnya.

"Alhamdulillah dua anak lelaki yang sempat hilang pun sigap dibantu lifeguard pantai. Qadarullah ternyata dua anak lelaki itu salah satunya adalah putra Kak Meisya Siregar dan Bebi Romeo," tuturnya.

Kondisi Shireen kini berangsur membaik dan tidak mengalami trauma berat usai mendapat perawatan.

"Yang khawatir Shireen trauma ga ya sama pantai dan air? Atas izin Allah Shireen ternyata sekuat dari yang kami duga," ungkap Hamidah.

Meskipun menolak untuk berenang di laut dalam waktu dekat, Shireen tetap menikmati sisa liburannya di Pulau Dewata.

"Besoknya malah mau minta renang dan kalau ditanya pantai, dia bilang mau ke pantai lagi tapi buat sekarang belum mau dulu mandi air laut karena asin banget katanya," tutur Hamidah.

Peristiwa ini memberikan guncangan psikologis tersendiri bagi Irfan Farhad yang sempat mengalami demam akibat rasa bersalah.

"Malah babanya yang semalaman demam tinggi mungkin karena trauma dan merasa bersalah. Shireen malah khawatir liat babanya yang kenapa-kenapa. Tapi besoknya udah pada happy senyum lagi kok jalan-jalan keliling Bali," ujar Hamidah.

Pihak keluarga memetik pelajaran berharga terkait pengawasan ketat terhadap anak saat beraktivitas di area perairan terbuka.

"Alhamdulillah 'ala kulli hal. Perjalanan kali ini mengajarkan bahwa tidak semua kenangan lahir dari tawa, ada yang hadir bersama cemas, doa, dan rasa syukur karena akhirnya kami masih bisa terus saling menggenggam. Lebih banyak bersyukur lagi.

Lebih harus lebih hati-hati lagi. Kami banyak harus lebih belajar," tuturnya.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
bram-adhitya-santoso
Author