Amerika Serikat Perkuat Cadangan Bitcoin Bersama Sektor Swasta
Sektor publik dan swasta di Amerika Serikat secara masif memperkuat penguasaan aset digital dengan menambah kepemilikan Cadangan Bitcoin Strategis serta memborong ratusan bitcoin tambahan hingga Selasa (19/5/2026).
Gedung Putih mengonfirmasi bahwa pemerintah Amerika Serikat saat ini memegang sekitar 328.372 Bitcoin (BTC) atau setara dengan 1,6 persen dari total pasokan global. Mayoritas aset dalam Strategic Bitcoin Reserve (SBR) tersebut diperoleh dari hasil penyitaan penegakan hukum seperti kasus Silk Road dan pemulihan peretasan Bitfinex.
Pembentukan cadangan nasional ini secara resmi dimulai sejak Presiden Donald Trump menandatangani perintah eksekutif pada 6 Maret 2025 yang kemudian melarang Departemen Keuangan menjual aset tersebut. Fokus utama pemerintah saat ini berada pada keamanan infrastruktur penyimpanan serta pengawasan kunci privat.
"Keamanan penyimpanan dan pengawasan aset digital menjadi prioritas utama dalam pembentukan Cadangan Bitcoin Strategis," ujar Witt dalam konferensi Bitcoin 2026 di Las Vegas dilansir dari Cointurk, Selasa (19/5/2026).
Langkah penguatan dari sektor publik ini berjalan beriringan dengan agresivitas sektor swasta, di mana American Bitcoin baru saja memborong tambahan 200 BTC. Melalui pengumuman Eric Trump lewat platform X yang dilansir dari Liputan6.com, akumulasi terbaru berdasarkan data CoinMarketCap tersebut membuat total cadangan perusahaan kini melampaui 7.500 BTC.
Pembelian ini menempatkan perusahaan milik Eric Trump tersebut di peringkat ke-15 dunia di antara perusahaan publik pemilik bitcoin terbesar. Meskipun jumlahnya masih jauh di bawah MicroStrategy yang menguasai lebih dari 214 ribu BTC, American Bitcoin juga memperkuat infrastruktur penambangan kripto secara agresif.
Eric Trump mengungkapkan bahwa dalam waktu delapan bulan, perusahaan telah mengoperasikan hampir 90 ribu mesin penambang bitcoin untuk meningkatkan kapasitas produksi operasional mereka. Pertumbuhan cepat dalam kapasitas penambangan ini menunjukkan besarnya akses modal dan rantai pasok perangkat tambang yang dimiliki perusahaan, meskipun manajemen belum mengungkap total nilai pembelian atau harga rata-rata perolehan aset terbaru itu.
Meningkatnya minat institusi terhadap industri kripto di Amerika Serikat sebagai aset cadangan treasury perusahaan juga didorong oleh persetujuan produk ETF bitcoin spot serta regulasi yang semakin jelas. Namun, aktivitas penambangan skala besar tetap menghadapi tantangan berupa sorotan tajam dari kelompok pemerhati lingkungan terkait tingginya konsumsi energi listrik.
Di tingkat legislatif, Kongres Amerika Serikat saat ini tengah menggodok regulasi baru guna memperkuat legalitas cadangan nasional. Perwakilan Nick Begich mengajukan kembali RUU American Reserves Modernization Act yang mengizinkan Departemen Keuangan membeli hingga 200.000 BTC per tahun selama lima tahun ke depan.