AMD Sindir MacBook Neo Melalui Kampanye Iklan Laptop Ryzen Terbaru
AMD secara resmi meluncurkan kampanye iklan terbaru untuk lini prosesor Ryzen AI mereka. Langkah promosi ini secara spesifik menyindir keterbatasan ekosistem Apple, terutama pada produk MacBook Neo yang belakangan ini mendulang sukses besar di pasaran.
Dilansir dari Detik iNET, persaingan ini memanas setelah MacBook Neo mencatatkan angka penjualan yang mengungguli varian MacBook Air dan Pro dalam tiga minggu pertama sejak diluncurkan. Fenomena tersebut direspons AMD dengan menyerang titik lemah Apple di sektor gaming.
Dalam materi promosinya, AMD mengomparasikan laptop HP OmniBook X Flip yang ditenagai prosesor Ryzen 5 220 berbasis arsitektur Zen 4 dengan MacBook Neo yang menggunakan chip Apple A18 Pro. AMD menekankan bahwa arsitektur x86 milik mereka memberikan akses langsung ke platform besar seperti Steam, Epic Games, hingga PC Game Pass.
AMD mengungkapkan data bahwa hanya ada 5 dari 20 game PC teratas yang dapat dijalankan secara native pada MacBook Neo. Pengguna laptop milik Apple tersebut dinilai memerlukan aplikasi pihak ketiga atau trik khusus untuk menikmati pustaka game populer.
Selain masalah kompatibilitas game, AMD menyoroti aspek fisik perangkat dengan membandingkan kapasitas penyimpanan awal MacBook Neo sebesar 256GB dengan HP OmniBook yang menawarkan 512GB. Produsen prosesor ini juga menyindir ketiadaan fitur layar sentuh 2-in-1 serta keterbatasan jumlah port konektivitas pada laptop besutan Apple.
Dari segi performa internal, AMD mengeklaim prosesor Ryzen miliknya memiliki keunggulan multitasking 57 persen lebih baik. Kecepatan rendering konten juga diklaim 38 persen lebih cepat dengan konektivitas WiFi yang mampu bekerja dua kali lipat lebih kencang.
Komparasi Dinilai Salah Sasaran
Meski laptop HP OmniBook X Flip yang dijual mulai harga USD 999 unggul di atas kertas, perbandingan ini menuai kritik karena dinilai kurang tepat sasaran. Konsumen pada dasarnya tidak membeli MacBook seri budget dengan tujuan utama untuk memainkan game PC kelas AAA.
Komparasi tersebut dinilai hanya mempertegas perbedaan mendasar antara sistem operasi Windows dan macOS yang sudah dipahami publik. Klaim grafis tingkat lanjut pada GPU Radeon 740M milik Ryzen 5 220 juga dianggap berlebihan karena GPU terintegrasi itu umumnya hanya lancar untuk game berspesifikasi rendah pada resolusi 1080p dengan pengaturan paling bawah.
MacBook Neo sendiri dipasarkan dengan harga awal USD 599. Laptop murah dari Apple ini dilaporkan telah mencetak angka penjualan hingga 1,1 juta unit hanya dalam waktu kurang dari satu bulan setelah resmi dirilis ke publik.