Amanda Seyfried Dukung Sydney Sweeney Hadapi Tekanan Politik

Share

Aktris Amanda Seyfried menceritakan pengalamannya saat mendampingi Sydney Sweeney dalam tur promosi film The Housemaid. Promosi tersebut berjalan di tengah pusaran kontroversi politik yang melibatkan keduanya.

Sorotan tajam dari publik mengarah pada mereka pada akhir 2025. Hal ini dipicu oleh pandangan politik keduanya yang dinilai bertolak belakang, seperti dikutip dari Detikcom.

Sydney Sweeney sebelumnya menuai kritik tajam akibat pesan tersirat dalam kampanye iklan American Eagle miliknya. Perdebatan di media sosial kian memanas setelah muncul kabar mengenai pendaftaran dirinya sebagai anggota Partai Republik pada Juni 2024.

Sementara itu, Amanda Seyfried menghadapi kecaman dari kelompok sayap kanan. Gelombang protes muncul setelah ia menyebut aktivis Charlie Kirk penuh kebencian karena komentarnya terhadap kelompok minoritas. Seyfried juga sempat menyatakan dukungannya pada prinsip sosialisme.

Melalui wawancara terbaru bersama GQ, Amanda Seyfried menyatakan rasa simpatinya terhadap tekanan yang dihadapi Sydney Sweeney. Ia menyadari rekannya berada dalam posisi yang tidak mudah akibat desakan dari berbagai pihak.

"Kami bersenang-senang selama tur. Kami bekerja sangat keras dan dia tampak menikmati momen tersebut, tapi saya juga mengerti bahwa situasi yang dia hadapi mungkin sangat tidak mudah. Saya pernah mendengarnya membela diri sendiri, tapi saya rasa dia berada di posisi yang sangat sulit," kata Amanda Seyfried.

Dukungan moral diberikan Amanda Seyfried secara sukarela demi kenyamanan kerja bersama. Ia sengaja menghindari pembahasan mengenai kontroversi tersebut, kecuali jika Sydney Sweeney yang memulainya terlebih dahulu.

"Saya hanya ada untuknya. Saya tidak membicarakan hal itu kecuali dia yang ingin membahasnya. Saya tidak ingin menjadi sumber apa pun, tapi saya siap memberikan apa yang dibutuhkan.

Jika dia butuh hiburan, tawa, atau makan kue bersama saya, itu tidak masalah. Di saat yang sama, saya merasa kami harus mempromosikan film ini dan saya bisa menjadi ruang yang aman baginya," terangnya.

Terkait pengalaman pribadinya saat menghadapi cercaan publik, Amanda Seyfried menegaskan komitmennya untuk tetap bersuara. Meski tekanan tersebut membuatnya harus menggunakan jasa pengawal pribadi di bandara, ia tidak goyah.

"Pertama, saya berhak menyuarakan perasaan saya, dan kedua, melakukannya dengan cara yang tidak jahat. Namun, ada ketakutan dan kebencian yang berlebihan serta dorongan untuk menjatuhkan orang lain. Saya mengalami sebagian kecil dari hal itu," beber Amanda Seyfried.

Situasi tersebut sempat dirasanya sangat ekstrem ketika pengamanan ekstra mulai dibutuhkan dalam aktivitas harian. Amanda Seyfried berharap anak-anaknya kelak tetap berani mengutarakan pendapat secara aman tanpa merugikan orang lain.

"Saya berpikir, 'Apa yang harus saya lakukan? What yang harus saya katakan?' Dan tiba-tiba saya mendapati diri saya bersama seorang pengawal di bandara dan saya merasa ini gila," pungkasnya.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
yoga-prasetyo-nugroho
Author