Alyssa Daguise Jawab Elegan Kritik Netizen Soal Perubahan Bentuk Tubuh

Share

Penampilan fisik Alyssa Daguise menjadi sorotan warganet setelah dirinya membagikan momen kehidupan dua bulan pasca-melahirkan. Sejumlah netizen menilai istri Al Ghazali ini terlihat lebih berisi dibandingkan sebelum masa kehamilan, seperti dilansir dari HaiBunda. Perempuan berusia 28 tahun tersebut memilih merespons komentar miring mengenai bentuk tubuhnya dengan santai sekaligus penuh makna.

"Kamu gendutan ya sekarang," kata netizen.

"Iya kak, soalnya baru selesai bikin manusia. Sekarang lanjut bikin makanannya,” jawab Alyssa Daguise dikutip dari laman treads @alyssadaguise. Reaksi tersebut langsung menuai banyak dukungan karena dianggap sangat elegan dalam mengedukasi publik mengenai fase pemulihan seorang ibu.

Menantu Maia Estianty dan Ahmad Dhani ini juga membagikan pandangannya mengenai ekspektasi keliru masyarakat terhadap ibu baru. Alyssa Daguise menyayangkan adanya tuntutan agar tubuh seorang perempuan bisa langsung kembali seperti semula dalam waktu singkat.

"2 Months postpartum dan people already expect yo to bounce back," tuturnya. Ia menegaskan bahwa setiap ibu memiliki lini masa pemulihan yang berbeda-beda sehingga tidak sepatutnya dibandingkan. Menurutnya, tubuh memerlukan waktu alami untuk pulih dan tidak boleh dipaksa memenuhi standar tertentu.

"Healing (pulih) bukan lomba dan tubuh postpartum (pasca melahirkan) bukan sesuatu yang harus buru-buru ‘dikembalikan’. Jadi tolong bersikap baiklah," kata Alyssa Daguise.

Kendati demikian, ia tetap berupaya menjaga kebugaran dengan menjalani olahraga seperti gym dan pilates. Aktivitas olahraga ini ia tanggapi dengan kelakar yang menghibur para pengikutnya di media sosial. "Capek-capek ngegym dan pilates lagi buat balik ke berat badan sebelum hamil eh ujung-ujungnya cuma supaya bisa (insya Allah) hamil lagi nanti hahah," tuturnya.

Momen Haru Perpisahan dan Persalinan

Fase menjadi ibu baru ini juga diwarnai momen emosional saat Alyssa Daguise harus berpisah dengan sang ibunda yang kembali ke Paris.

Perpisahan ini dirasakan sangat berat bagi perempuan kelahiran Lombok, 25 Maret 1998 tersebut karena ini merupakan pengalaman persalinan pertamanya. "Mamahku harus balik ke Paris dan perpisahan ini jauh lebih berat dari yang kubayangkan," kata Alyssa Daguise.

Pengalaman baru ini membuat dirinya semakin mengapresiasi kehadiran dan peran besar seorang ibu. "Menjadi seorang ibu bikin aku makin sadar kalau ternyata aku masih sangat butuh ibuku juga," tutur Alyssa Daguise.

Sebelumnya, Alyssa Daguise melahirkan anak perempuan bernama Soleil Zephora Ghazali pada Minggu, 10 Mei 2026, di JWCC Asih, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Proses persalinan pervaginam tersebut berlangsung lancar tanpa induksi medis maupun jahitan, didampingi Al Ghazali dan ibundanya, Risa Dewi. Meski sempat mengalami pembukaan yang lambat, Alyssa Daguise mengaku berhasil melewati proses tersebut tanpa rasa takut.

"Melahirkan bukanlah tentang menjalaninya tanpa rasa takut. Ini tentang merasakan ketakutan dan remembering bahwa kamu lebih kuat daripada apa pun yang membuatmu takut. Menciptakan kehidupan dan membawanya ke dunia ini adalah hal paling dahsyat dan transformatif yang pernah saya alami," tulisnya dalam unggahan.

Sesaat setelah lahir, Baby Soleil langsung didekap oleh Alyssa Daguise untuk melakukan kontak antar-kulit disambut tangis haru dan senyuman bahagia Al Ghazali.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
farhan-dwi-ramadhan
Author