Alvaro Magalhaes Kritik Pemanggilan Rafael Leao ke Piala Dunia 2026
Pemanggilan penyerang sayap AC Milan, Rafael Leao, ke dalam skuad Timnas Portugal untuk Piala Dunia 2026 menuai kritik tajam akibat performanya yang dinilai merosot sepanjang musim. Keputusan pelatih Roberto Martinez membawa sang pemain ke turnamen di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko tersebut dipertanyakan oleh pelatih asal Portugal, Alvaro Magalhaes.
Kekecewaan mendalam disampaikan oleh mantan asisten pelatih Benfica tersebut karena menilai prioritas kelayakan tampil di turnamen besar harus didasarkan pada kondisi terbaik pemain. Sepanjang musim 2025/2026 bersama Rossoneri, kontribusi penyerang sayap tersebut dinilai minim setelah hanya mengemas 10 gol dan tiga assist dari 30 laga, serta mengalami paceklik gol di Serie A sejak Maret lalu.
Kondisi penurunan performa penyerang sayap Portugal itu memicu keheranan dari Alvaro Magalhaes terkait keputusan tim kepelatihan yang tetap mempertahankan komposisi lini serang yang sama.
"Rafael Leao menjalani musim yang buruk dan sedang tidak dalam performa bagus, tetapi pelatih selalu mempertahankan pemain menyerang yang sama. Saya pikir pemain yang menutup musim dengan performa terbaik harus menjadi pilihan," ujar Magalhaes kepada O Jogo.
Tekanan publik terhadap penyerang sayap tersebut semakin diperkuat oleh rilis data statistik terbaru yang dilansir Bola.net, yang menunjukkan bahwa AC Milan justru berhasil mendulang lebih banyak poin saat dirinya absen di lapangan. Akibat penurunan performa dan inkonsistensi yang signifikan ini, pihak manajemen AC Milan dilaporkan siap mendengarkan tawaran transfer pada bursa musim panas mendatang dengan nilai minimal 50 juta euro atau sekitar Rp1,02 triliun.