Alphonso Davies Siap Debut di Babak Gugur Piala Dunia 2026

Share

Pelatih tim nasional Kanada Jesse Marsch memastikan kapten sekaligus bek kiri andalan Alphonso Davies akan melakukan debutnya di Piala Dunia 2026 pada pertandingan babak gugur melawan Afrika Selatan di Inglewood, California, Minggu (28/6) waktu setempat.

Kembalinya Alphonso Davies menjadi suntikan kekuatan besar bagi Kanada setelah sang pemain absen sepanjang fase grup akibat cedera hamstring yang dideritanya sejak awal Mei saat membela Bayern Munich di semifinal Liga Champions.

Kanada dan Afrika Selatan mencetak sejarah dengan pertama kali lolos ke babak gugur Piala Dunia setelah keduanya menempati posisi kedua di grup masing-masing dengan rekor identik satu kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan.

“Every moment matters,” kata Jesse Marsch, Pelatih Kanada.

Jesse Marsch menginginkan timnya bermain agresif sejak awal laga demi mengamankan kemenangan dalam sistem gugur tunggal ini dan tidak mengulangi kesalahan seperti saat kalah 2-1 dari Swiss di fase grup.

“And certainly when you get to the knockout phase the ability to have full concentration on the task at hand, to understand the opponent and tilt things in our favor is very important. And the discipline, to make sure you don’t get yourself in trouble with cards or bad penalties.” ujar Jesse Marsch, Pelatih Kanada.

Ia juga mengakui telah mengetahui kualitas permainan Afrika Selatan secara jelas agar timnya dapat menunjukkan performa terbaik dalam laga penentu tersebut.

“We are clear on the qualities (South Africa) has, and we are very clear on what to expect,” kata Jesse Marsch, Pelatih Kanada.

Strategi pemulihan fisik Alphonso Davies berjalan sukses dengan kehadiran pelatih pribadi yang diizinkan bergabung bersama tim selama proses rehabilitasi di Piala Dunia.

“And this is also a moment where we want to be at our best.” ujar Jesse Marsch, Pelatih Kanada.

Sebelumnya, Jesse Marsch sempat menyampaikan kepada media bahwa Alphonso Davies akan bermain di laga terakhir grup melawan Swiss di Vancouver, namun hal itu diakuinya hanya sebagai bagian dari taktik permainan psikologis.

“We talked about from a physical perspective getting stronger as the tournament went on and now that we have Alphonso back and ready to perform it is a big moment for the team and a big boost for the team,” kata Jesse Marsch, Pelatih Kanada.

Alphonso Davies menegaskan komunikasi yang terjalin selama proses pemulihan cedera berjalan sangat baik sehingga dirinya merasa sepenuhnya siap untuk bertanding.

“There has been 'open communication' between myself, the trainer and the team during the rehab process and he feels ready to go.” ujar Alphonso Davies, Pemain Kanada.

Pemenang dari pertandingan ini akan melaju ke babak berikutnya, sementara tiga laga babak 32 besar lainnya yaitu Brasil melawan Jepang, Jerman melawan Paraguay, dan Belanda melawan Maroko dijadwalkan berlangsung pada hari Senin.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
rizka-amelia-kusuma
Author