Aljazair Incar Rekor Babak Gugur Piala Dunia Melawan Swiss

Share

Ambisi besar diusung tim nasional Aljazair untuk mencetak sejarah baru dalam sejarah sepak bola mereka saat bersiap menghadapi Swiss pada laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat dini hari.

Target pertama untuk melewati babak penyisihan grup telah dipenuhi oleh skuad berjuluk Les Verts, namun mereka kini membidik kemenangan perdana di fase gugur turnamen sepak bola terakbar tersebut.

Kapten tim nasional Aljazair, Riyad Mahrez, mengonfirmasi bahwa turnamen edisi ini akan menjadi panggung terakhirnya di level dunia sebelum menyerahkan kepemimpinan kepada generasi penerus.

"Mungkin sudah waktunya bagi saya untuk menyerahkan tongkat estafet dan berhenti. Ini akan menjadi Piala Dunia terakhir yang saya ikuti, dan itu sudah pasti," kata Mahrez dalam pernyataan yang dilansir situs resmi FIFA.

Mantan pemain Manchester City tersebut menegaskan bahwa pencapaian sejauh ini belum membuat timnya puas karena sejarah baru negara mereka belum tercipta.

"Tujuan kami adalah melampaui babak pertama, dan kami telah mencapainya. Negara kami belum pernah sekalipun memenangkan pertandingan di babak gugur Piala Dunia," ujar Mahrez.

Seluruh pemain kini menyadari tanggung jawab besar yang mereka pikul demi mencatatkan tinta emas bagi publik Aljazair.

"Sekarang kita harus mewujudkannya, demi kita sendiri, demi keluarga kita, dan demi tanah air kita—itulah yang terpenting," tutur Mahrez.

Pertandingan krusial melawan Swiss ini menjadi harapan besar bagi para pendukung Les Verts untuk melihat tim kesayangan mereka melangkah lebih jauh di panggung dunia.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
annisa-nur-fadhilah
Author