Alex Aguinaga Kritik Performa Sebastian Beccacece Jelang Laga Ekuador
Legenda sepak bola Ekuador Alex Aguinaga melontarkan kritik tajam terhadap kinerja pelatih Sebastian Beccacece menjelang pertandingan krusial babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 melawan Jerman pada Kamis, 25 Juni 2026.
Sorotan tajam ini muncul karena performa tim nasional Ekuador dinilai tidak memenuhi ekspektasi dalam turnamen tersebut. Mantan gelandang legendaris tersebut bahkan secara terang-terangan meminta negara lain untuk merekrut sang pelatih demi membenahi situasi tim nasional saat ini.
"Por favor, llévense a Beccacece a Chile" ujar Alex Aguinaga, mantan gelandang legendaris Ekuador saat berbicara kepada media Las Últimas Noticias.
Mantan pemain pilar Ekuador tersebut menilai bahwa keputusan menunjuk Beccacece merupakan langkah yang keliru. Ia menganggap strategi yang diterapkan tidak sesuai dengan reputasi ofensif yang dijanjikan saat awal kedatangannya ke kursi kepelatihan.
"Su trabajo ha sido deficiente y lo dije durante las eliminatorias, lo que me costó ser criticado en mi país. Es una apuesta fallida porque nos intentaron vender a un símil de Jorge Sampaoli, un DT ofensivo, y llegó algo nada que ver" tambah Alex Aguinaga, Legenda Ekuador.
Kritik dari Aguinaga juga menyoroti kegagalan staf kepelatihan dalam memaksimalkan potensi lini serang skuad Ekuador. Padahal, saat ini negara tersebut sedang diperkuat oleh generasi pemain terbaik yang tersebar di beberapa klub raksasa Eropa.
"Se nos juntó una generación, la mejor de la historia, en los mejores equipos como Chelsea, PSG y Arsenal, pero son jugadores defensivos y había que buscar complemento ofensivo. Eso no lo hizo Beccacece. Se conformó con un equipo defensivamente sólido. Es tan defensivo como los que tuvimos antes que él y nunca logró superar nuestro gran déficit que es convertir goles, algo que ha quedado más que claro en este Mundial" kata Alex Aguinaga, Mantan Pemain Ekuador.
Situasi sulit di fase grup ini membuat target awal tim untuk bersaing di papan atas klasemen menjadi meleset. Aguinaga menyatakan bahwa publik sepak bola di negaranya sebenarnya sudah mencoba meredam ekspektasi karena mengetahui kelemahan mendasar dalam produktivitas gol.
"Calculábamos que llegaríamos al tercer partido ante los alemanes a disputar el primer lugar del grupo y no a rasguñar la clasificación a segunda fase. En Ecuador no había esperanza desmedida. Sabíamos de nuestro déficit ofensivo y por eso es que intentamos bajar los niveles de expectativas" tutur Alex Aguinaga, Mantan Gelandang Ekuador.