Aldi Taher Buka Suara Terkait Tudingan Pencucian Uang Bisnis Kuliner
Aktor dan penyanyi Aldi Taher memberikan respons terkait tudingan warganet yang mencurigai ekspansi bisnis kulinernya sebagai praktik pencucian uang saat ditemui di Studio Rumpi No Secret Trans TV, Mampang, Jakarta Selatan, Selasa (21/7/2026), dilansir dari Detik Hot.
Pengusaha kuliner tersebut menanggapi isu yang beredar dengan santai dan tidak berniat membawa persoalan tuduhan ini ke jalur hukum.
Aldi Taher menyampaikan tanggapannya mengenai tuduhan yang mengarah pada usaha kulinernya.
"Tanggapannya happy banget. Karena uang itu harus dicuci biar nggak kotor. Hati juga harus dicuci biar nggak kotor, baca Quran, salat. Tapi jujur deh, sedih sih dibilangnya," kata Aldi Taher di Studio Rumpi No Secret Trans TV, Mampang, Jakarta Selatan, Selasa (21/7/2026).
Perjalanan usaha Aldi mengalami dinamika panjang sebelum berfokus mengembangkan gerai Aldi's Burger.
"Saya sebelum dagang Aldi's Burger, saya dagang mie ayam. Tiga garasi rumah. Alhamdulillah viral.
Cuman memang rezekinya baru segitu, tutup. Sebelum waktu saya kemo kanker, saya dagang sate taichan. Sebelumnya lagi saya dagang, ya banyak karena saya orang Minang ya.
Saya juga jual diri. Syuting, nyanyi, kan diri saya dijual. Tapi yang halal insyaallah," ujarnya.
Sebagai seorang penyintas kanker, ia memilih untuk fokus beribadah daripada memikirkan komentar negatif warganet.
"Saya seorang pasien kanker mikirin gitu nanti stres, jadi ngapain. Akhirnya baca Qurannya terus, salat, saya doain yang ngomong kayak gitu insyaallah sehat, berkah hidupnya," bebernya.
Mengenai asal-usul tuduhan tersebut, Aldi mengaku tidak mengetahui pihak pertama yang menyebarkan isu tersebut.
"Saya juga nggak tahu muncul dari mana awalnya ya. Tapi saya mau buka Aldis Money Laundry. Mesin cucinya sudah dipesan dari Rusia.
Ini kolaborasinya Mr. Putin. Jadi cuci baju dapat duit, jadi money laundry," katanya sambil bercanda.
Ia membeberkan bahwa modal awal pembentukan bisnis usahanya berasal dari hasil penjualan perhiasan sang istri.
"Saya jual emas istri saya. Pemberian saya yang saya kasih hadiah buat istri. Tabungan dia, saya pinjam, jual emasnya di Raja Emas.
Dapat uang Rp 50 juta. Rp 10 jutanya dikantongin buat dapur, Rp 40 juta buat modal dagang Aldi's Burger," ungkapnya.
Pengembangan lini bisnis lain dilakukan melalui kerja sama mitra serta proses kurasi terhadap investor yang masuk.
"Investor mengalir cuman saya kurasi," ujarnya.
Respons santai juga ditunjukkan oleh sang istri karena merasa tuduhan yang dilontarkan warganet tidak mendasar.
"Dia nggak nyaman kalau beneran. Kalau nggak benar ya ngapain pusing. Malah saya mau bercanda.
Awalnya mungkin sedih ya kok jahat banget sih orang. Kita ikhtiar buat keluarga, buat anak sekolah, juga jaga lapangan kerja. Tiba-tiba ada serangan nggak jelas.
Tapi nggak apa-apa," tuturnya.
Aldi mengakhiri keterangannya dengan memilih mendoakan pihak yang melempar tuduhan tersebut.
"Saya mau nuntut dia baca Quran saja," pungkas Aldi.