Sami Al-Jaber Kritik Strategi Pelatih Arab Saudi Jelang Laga Krusial

Share

Legenda sepak bola Arab Saudi Sami Al-Jaber melontarkan kritik tajam terhadap taktik pelatih Donis menjelang laga penentu Grup H Piala Dunia 2026 di Stadion NRG, Houston, Amerika Serikat, pada Jumat, 26 Juni 2026.

Kritik tersebut disampaikan Al-Jaber karena Arab Saudi saat ini terpuruk di dasar klasemen grup dengan raihan satu poin, sehingga wajib memenangkan pertandingan melawan Tanjung Verde demi mengamankan tiket ke babak 32 besar.

Dilansir dari goal.com, Al-Jaber menilai hasil pertandingan sebelumnya melawan Uruguay tidak hanya melibatkan performa para pemain di lapangan, melainkan juga menyangkut keputusan krusial dari sang pelatih.

"Ketika membicarakan pertandingan melawan Uruguay, kita tidak hanya berbicara tentang para pemain, tetapi juga tentang pelatih, terutama terkait gaya permainan dan cara memanfaatkan para pemain." ujar Sami Al-Jaber, Legenda Sepak Bola Arab Saudi.

Mantan pemain nasional tersebut kemudian menyoroti kekalahan dari Spanyol yang dinilainya menunjukkan kesenjangan kualitas taktik, terutama akibat formasi bertahan yang diterapkan oleh Donis.

"Pertandingan melawan Spanyol menunjukkan perbedaan kualitas teknis yang sangat besar, dan tim nasional tidak bisa disalahkan, tetapi seharusnya kekalahan itu bisa lebih tipis. Cara Donis bermain, dengan lima bek di lini belakang, terbukti tidak cocok untuk tim nasional Saudi." kata Sami Al-Jaber, Legenda Sepak Bola Arab Saudi.

Menghadapi Tanjung Verde, Al-Jaber menegaskan bahwa tanggung jawab kini sepenuhnya berada di tangan para pemain untuk mengantisipasi kelebihan taktis lawan yang tampil impresif pada laga terdahulu.

"Hari ini, dalam pertandingan melawan Cape Verde, ini adalah pertandingan yang bergantung sepenuhnya pada para pemain. Tim nasional Cape Verde memanfaatkan peralihan permainan dalam dua pertandingan melawan Spanyol dan Uruguay, dan mereka berhasil melakukannya." tutur Sami Al-Jaber, Legenda Sepak Bola Arab Saudi.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya motivasi tinggi bagi skuad Green Falcons untuk mengatasi keunggulan fisik dan semangat juang yang dimiliki oleh tim lawan.

"Kekuatan fisik dan para pemain di tim nasional Cape Verde memiliki semangat yang besar, dan ambisi para pemain tim nasional Saudi hari ini haruslah lolos ke babak berikutnya, terlepas dari siapa pun lawan yang akan mereka hadapi." pungkas Sami Al-Jaber, Legenda Sepak Bola Arab Saudi.

Saat ini Spanyol memimpin Grup H dengan empat poin, diikuti oleh Uruguay dan Tanjung Verde yang sama-sama mengoleksi dua poin, sementara Arab Saudi berada di posisi juru kunci.

Sepanjang sejarah keikutsertaannya, timnas Arab Saudi tercatat baru sekali berhasil lolos dari babak penyisihan grup Piala Dunia, yaitu pada debut pertama mereka di tahun 1994.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
kartika-dewi-anggraini
Author