Al Ittihad Tundukkan Al Qadsiah di Liga Roshn Saudi
Pelatih Al Ittihad Jens Wissing menerapkan strategi dua penyerang saat menghadapi Al Qadsiah pada laga pekan kedua Liga Roshn Saudi di Stadion Pangeran Mohammed bin Fahd, Dammam, Jumat, 21 Agustus 2026. Strategi tersebut memadukan Youssef En-Nesyri dan George Ilenikhena di lini depan dengan dukungan Steven Bergwijn serta Houssem Aouar. Langkah ini diambil usai Al Ittihad mengoleksi satu poin dari hasil imbang 1-1 melawan Al Khaleej di laga pembuka.
Keputusan menurunkan dua juru gedor sekaligus menjadi yang pertama kalinya bagi Al Ittihad sepanjang musim ini. Tim bertandang tanpa diperkuat gelandang sayap Moussa Diaby yang absen dalam dua pertandingan beruntun.
Absennya pemain asal Prancis tersebut bertepatan dengan negosiasi transfer menuju klub Jerman Bayer Leverkusen. Jurnalis Saudi Majed Houd melaporkan bahwa Leverkusen bergerak cepat untuk memboyong kembali mantan pemainnya itu pada bursa transfer musim panas.
Diaby bergabung dengan Al Ittihad dari Aston Villa pada musim panas 2024 dan membantu tim meraih gelar Liga Roshn serta Piala Penjaga Dua Kota Suci. Namun, penurunan performa pada musim lalu membuat namanya dikaitkan dengan kepindahan ke beberapa klub Eropa, termasuk Inter Milan. Selain masalah Diaby, Al Ittihad juga harus merombak susunan pemain belakang akibat kartu merah Danilo Pereira saat menghadapi Al Khaleej. Jens Wissing menempatkan Jan-Carlo Simić sebagai bek kanan untuk menggeser peran Muhannad Al-Shanqiti, berduet bersama Hassan Kadesh, Stephane Kelle, dan Fares Abdi.
Di lini tengah, Al Ittihad menurunkan rekrutan baru dari Al Fayha, Rakan Al-Kaabi, yang berduet bersama Dion Lopy. Sementara itu, Farhah Al-Shamrani memulai laga dari bangku cadangan. Dari kubu lawan, pelatih Al Qadsiah Brendan Rodgers memilih menyimpan rekrutan anyarnya dari Manchester City, Tijjani Reijnders, di bangku cadangan. Al Qadsiah mengandalkan duet Julián Quiñones dan Mateo Retegui di lini depan setelah mengantongi kemenangan 3-1 atas Al Shabab pada pekan pertama.