Aktor Taiwan Fu Zichun Meninggal Dunia Diduga Akibat Leukemia Akut
Kabar duka datang dari dunia hiburan Taiwan. Aktor Fu Zichun dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami gejala yang berkaitan dengan penyakit leukemia akut pada Minggu sore, 7 Juni 2026.
Dilansir dari Detik Health yang mengutip media penyiaran Taiwan TVBS, sang aktor sempat dilarikan ke rumah sakit setelah ditemukan pingsan di kediamannya. Fu Zichun kehilangan kesadaran pada sore hari dan segera dibawa ke Mackay Memorial Hospital di Taipei untuk mendapatkan penanganan darurat.
Meskipun tim medis telah melakukan berbagai upaya resusitasi yang maksimal, nyawa aktor senior ini tidak berhasil diselamatkan. Fu Zichun dinyatakan meninggal dunia pada hari yang sama dengan waktu kejadian tersebut.
Berdasarkan laporan media Taiwan Nownews, pihak keluarga Fu Zichun merasa sangat terpukul dan sedih atas kepergiannya yang terjadi secara mendadak. Agensi yang menaungi sang aktor, Phoenix Talent, mengungkapkan bahwa belakangan ini Fu Zichun sebenarnya masih berada dalam suasana berduka setelah kehilangan ibunya.
Selain itu, pihak agensi juga menyadari bahwa Fu Zichun mengalami penurunan berat badan yang cukup signifikan dalam beberapa waktu terakhir. Meski demikian, orang-orang di lingkungan sekitar sang aktor sama sekali tidak mengetahui bahwa ia sedang berjuang melawan penyakit serius.
Fu Zichun telah berkiprah di industri hiburan Taiwan selama lebih dari dua dekade. Namanya dikenal luas oleh publik melalui perannya dalam sejumlah drama populer, seperti Rookie's Diary, Father and Son, serta Golden City.
Latar belakang pendidikan militer yang pernah dijalaninya membuat Fu Zichun sering dipercaya untuk membintangi serial maupun produksi yang bertema kemiliteran. Di luar layar kaca, ia juga terlibat dalam proyek layar lebar, termasuk film drama peraih penghargaan pada tahun 2017 yang berjudul The Bold, the Corrupt, and the Beautiful.
Mengenal Gejala Leukemia Akut
Sebagai informasi tambahan yang relevan dengan kondisi sang aktor, gejala penyakit leukemia akut dikenal dapat berkembang secara cepat, bahkan sering kali hanya dalam hitungan minggu. Kondisi medis ini terjadi saat sel-sel abnormal memenuhi sumsum tulang, sehingga mengganggu produksi sel darah yang sehat.
Beberapa tanda awal yang umum muncul meliputi rasa lelah yang ekstrem atau lemas, demam, sering mengalami infeksi, serta mudah memar atau berdarah. Selain itu, penderita juga kerap mengalami penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas, nyeri pada tulang atau sendi, hingga munculnya pembengkakan pada kelenjar getah bening.
Karena tanda-tanda tersebut sering kali tidak spesifik dan menyerupai gejala flu atau penyakit umum lainnya, pemeriksaan medis yang tepat sangat diperlukan. Penegakan diagnosis biasanya diawali dengan prosedur hitung darah lengkap atau complete blood count untuk mendeteksi adanya kelainan pada sel darah.