Ajax Amsterdam Batasi Kekuasaan Jordi Cruyff Sebagai Direktur Teknik
Manajemen Ajax Amsterdam menerapkan kebijakan baru terkait peran Jordi Cruyff. Putra dari legenda Johan Cruyff tersebut dipastikan tidak akan memiliki kekuasaan absolut dalam mengelola klub.
Langkah ini diambil karena manajemen klub ingin mencegah terulangnya kesalahan masa lalu. Seperti dilansir dari Bola, Ajax Amsterdam belajar dari skenario buruk yang terjadi pada masa jabatan Sven Mislintat.
Media lokal Belanda, De Telegraaf melaporkan bahwa klub kini sedang membentuk tim yang lebih efektif di sekitar Jordi Cruyff. Tim ini berfungsi untuk menerapkan sistem pengawasan dan keseimbangan.
Sven Mislintat saat menjabat sebagai direktur teknik pada tahun 2023 memiliki kebebasan penuh tanpa kontrol. Kebijakan tersebut berdampak pada perekrutan 12 pemain mahal dengan total kontrak 59 musim, yang sebagian di antaranya belum berhasil dijual.
Melalui sistem kontrol yang baru, Jordi Cruyff tidak mempunyai kendali mutlak. Pembatasan ini berlaku khususnya dalam menentukan kebijakan mendatangkan serta melepas pemain di Ajax Amsterdam.
Selain membenahi jajaran manajemen, Ajax Amsterdam juga dilaporkan bakal segera menunjuk juru taktik baru. Nama pelatih Girona, Michel menjadi sosok yang paling difavoritkan untuk melatih Maarten Paes dan kawan-kawan.
Pembenahan menyeluruh ini dilakukan demi mengembalikan kejayaan klub yang merosot dalam beberapa musim terakhir. Ajax Amsterdam diperkirakan hanya mengakhiri kompetisi Eredivisie 2025/2026 dengan menduduki peringkat kelima klasemen.