Ahmad Jayadi Dorong Pembalap Muda Manfaatkan Dukungan Fasilitas
Legenda balap motor Indonesia Ahmad Jayadi mendorong para pembalap muda tanah air untuk memaksimalkan fasilitas memadai dan dukungan yang melimpah saat ini demi mengejar prestasi hingga ke tingkat internasional. Pernyataan tersebut disampaikan di sela-sela ajang Astra Honda Dream Cup (AHDC) 2026 di Sirkuit Bukit Peusar, Tasikmalaya, Minggu (24/5/2026).
Seperti dilansir dari Bola, situasi dunia balap saat ini dinilai jauh lebih menguntungkan bagi generasi muda berkat komitmen berbagai pihak dan tersedianya jenjang kejuaraan yang memberikan banyak pengalaman. Ahmad Jayadi selaku pemilik Daya Jayadi Racing Team bahkan berkelakar ingin lahir di era sekarang karena melihat besarnya kesempatan yang terbuka lebar.
"Beruntunglah momentumnya zaman sekarang. Mungkin kalau saya flashback, saya jadi ingin lahir lebih lambat," ujar Ahmad Jayadi sembari tertawa.
Mantan pembalap nasional tersebut menambahkan bahwa ekosistem saat ini, mulai dari lingkungan keluarga hingga agen tunggal pemegang merek (ATPM), sudah berorientasi penuh untuk membawa talenta lokal menuju panggung dunia.
"Jadi kalau sekarang, anak-anak muda sudah beruntung banget dan harus bersyukur. APTM sekarang itu goal-nya to the world, jadi saat pembalap punya kemampuan, memiliki talenta, ada bakat, ini bisa jadi momentum dan kesempatan yang pas." kata Ahmad Jayadi.
Kondisi lingkungan sekitar dan ketersediaan sarana prasarana dinilai menjadi faktor krusial yang dapat mempercepat para atlet muda dalam mewujudkan cita-cita mereka di lintasan sirkuit.
"Secara lingkungan pun, sekarang orang tua, teman-teman mendukung, bahkan fasilitas semua sudah memadai. Jadi ini sesuatu yang harus dimanfaatkan. Berbahagialah di situasi seperti ini, karena ini sangat bisa membantu untuk mencapai cita-citanya," lanjut Ahmad Jayadi.
Mantan pembalap wildcard GP125 musim 1996 dan 1997 ini menilai kompetisi lokal seperti AHDC memegang peranan yang sangat vital sebagai pijakan awal karier bagi para pembalap muda, terutama dengan kehadiran sosok inspiratif seperti Veda Ega dan Rama.
"Saya kira ini sangat-sangat berpengaruh. Jadi memang start awal mereka untuk mencapai mimpinya itu dari sini. Apalagi kita tahu ikon kita sekarang sudah adanya Veda Ega, Rama, dan yang lain. Ini jadi trigger untuk mereka lebih semangat lagi," ujar Ahmad Jayadi.
Menurutnya, kuantitas jam terbang melalui kompetisi yang konsisten secara alami akan menyaring pembalap yang benar-benar memiliki talenta murni dan mental juara di dalam lingkungan yang kompetitif.
"Seperti apa startnya? Saya kira dari awal, dari seperti Astra Honda Dream Cup ini. Makin banyak jam terbang, mereka juga akan makin perform, makin baik. Memang keseluruhan akan tersaring, jadi mereka yang punya talenta atau sekadar untuk hobi, ketika mereka sudah di lingkungan juara, otomatis akan kelihatan mana yang akan di menonjol," lanjut Ahmad Jayadi.