Adu Spesifikasi Mitsubishi Xforce HEV dan MG ZS Hybrid+
Pasar SUV elektrifikasi di Indonesia makin ramai setelah kehadiran Mitsubishi Xforce HEV dan MG ZS Hybrid+. Kedua pabrikan mengusung perpaduan mesin pembakaran internal dan motor listrik, namun menyajikan keunggulan teknologi serta penawaran harga yang berbeda. Sebagaimana dilansir dari Moladin, persaingan kedua mobil ini menonjolkan segmentasi yang kontras.
Mitsubishi memosisikan produknya untuk segmen yang lebih premium, sedangkan MG menyasar konsumen yang mencari kendaraan listrik hybrid berbiaya lebih terjangkau. Dapur pacu Mitsubishi Xforce HEV mengandalkan mesin bensin 1,6 liter DOHC MIVEC bertenaga 105,5 Tk dan torsi 134 Nm. Kinerja tersebut dipadukan dengan motor listrik yang sanggup memproduksi daya 114 Tk serta torsi mencapai 255 Nm.
Sistem elektrifikasi pada Xforce HEV dilengkapi fitur EV Mode dan Charge Mode. Pengemudi juga disuguhkan lima opsi mode berkendara standar SUV, seperti Normal, Wet, Gravel, Mud, dan Tarmac, sehingga total terdapat tujuh mode pengoperasian.
Di sisi lain, MG ZS Hybrid+ menggunakan unit mesin bensin 1,5 liter yang dikombinasikan dengan motor traksi. Kombinasi ini menghasilkan tenaga 134 Tk dan torsi puncak 250 Nm, disalurkan melalui transmisi 3-speed Dedicated Hybrid Transmission (DHT) serta baterai berkapasitas 1,83 kWh. MG juga menyematkan delapan mode propulsi hybrid otomatis. Fitur ini secara mandiri mengatur efisiensi penggunaan mesin bensin dan motor listrik berdasarkan gaya berkendara pengemudi.
Kelengkapan Fitur dan Aksesori Kabin
Memasuki area interior, Xforce HEV dibekali panoramic glass roof untuk memberikan kesan lapang. Pengemudi dapat memantau skema penyaluran daya antara baterai, motor listrik, dan mesin bensin melalui layar sistem infotainment berukuran 12,3 inci.
MG ZS Hybrid+ memilih konsep interior yang bergaya sporty lewat setir tiga palang dan tuas transmisi menyerupai jet wing. Dari sisi keselamatan, model ini mengantongi rating lima bintang ANCAP serta dilengkapi 15 fitur ADAS dan tujuh airbag.
Beda Bahasa Desain Eksterior
Tampilan luar Xforce HEV masih mengusung bahasa desain Dynamic Shield khas Mitsubishi. Membedakannya dari versi konvensional, varian hybrid ini diberi rincian emblem HEV, garnish pada bagian atap, pelek 18 inci, serta lampu belakang clear smoke.
Sementara itu, MG ZS Hybrid+ menampilkan lekukan bodi yang tegas khas SUV perkotaan bergaya Eropa. Pendekatan visual ini membuat tampilannya cenderung lebih modern dan elegan.
| Spesifikasi | Mitsubishi Xforce HEV | MG ZS Hybrid+ |
|---|---|---|
| Rp445.000.000 | Rp299.000.000 | 1,6 Liter (4A92 DOHC MIVEC) |
| 1,5 Liter | 114 Tk / 255 Nm | 134 Tk / 250 Nm |
| 7 Mode (termasuk EV & Charge) | 8 Opsi Propulsi Otomatis | – |
| 1,83 kWh | Panoramic Glass Roof, Layar 12,3 Inci | 15 Fitur ADAS, 7 Airbag |
Perbandingan Harga dan Rekomendasi
Pembeda paling signifikan terletak pada harga jual. Mitsubishi Xforce HEV dilepas ke pasar seharga Rp445 juta, sementara MG ZS Hybrid+ ditawarkan mulai Rp299 juta. Terdapat selisih harga sekitar Rp146 juta di antara keduanya.
Konsumen yang memprioritaskan harga ekonomis dan fitur keselamatan aktif yang lengkap dapat mempertimbangkan MG ZS Hybrid+. Sebaliknya, pengemudi yang menginginkan karakter SUV premium dengan pilihan mode berkendara beragam serta torsi motor listrik besar dapat memilih Xforce HEV.