Adrian Luna Tinggalkan Persik Kediri Setelah Masa Pinjaman Berakhir

Share

Masa peminjaman gelandang asal Uruguay, Adrian Luna, di Persik Kediri resmi berakhir seiring selesainya kompetisi BRI Super League 2025/2026. Pemain berusia 34 tahun tersebut sebelumnya didatangkan oleh manajemen Macan Putih dari klub Liga Super India, Kerala Blasters, pada putaran kedua.

Seperti dilansir dari Bola, kehadiran Adrian Luna memberikan dampak signifikan bagi kekuatan lini tengah Persik Kediri. Pemain ini dikenal memiliki naluri menyerang yang sangat baik serta akurasi umpan yang mumpuni.

Selama membela Persik Kediri, Adrian Luna tercatat tampil dalam 15 pertandingan. Ia berhasil mengemas dua gol dan menyumbangkan empat assist yang sukses dikonversi menjadi gol oleh rekan-rekan setimnya.

Gol perdana Adrian Luna untuk Persik Kediri tercipta saat timnya mengalahkan Bali United dengan skor 3-2 di Stadion Brawijaya pada 30 Januari 2026. Gol keduanya lahir ketika Macan Putih menumbangkan Semen Padang pada pekan ke-32 di Stadion Haji Agus Salim, Padang.

"Meski singkat, Adrian Luna memberikan kontribusi besar dalam perjalanan musim lalu. Tidak hanya melalui gol dan assist, dia juga memberikan perbedaan dalam permainan Persik makin agresif. Kami berterima kasih atas kontribusinya selama ini," ujar Manajer Persik, Rachmad Tri Kuncara.

Adrian Luna sempat mengutarakan ketertarikannya terhadap atmosfer sepak bola di Indonesia. Ia merasa sangat nyaman dengan lingkungan tim Persik serta situasi di Kota Kediri.

Kehadiran para legenda asal Uruguay di masa lalu menjadi motivasi tersendiri bagi Adrian Luna. Ia mengaku ingin mengikuti jejak sukses Ronald Fagundez yang menjadi pilar lini tengah Persik pada periode 2006-2009.

Selain Fagundez, Adrian Luna juga mengetahui rekam jejak Cristian Gonzales, penyerang legendaris yang pernah tiga kali meraih gelar pencetak gol terbanyak di Liga Indonesia bersama Persik Kediri. Adrian Luna bahkan sempat bersua dengan Ronald Fagundez saat Persik melakoni laga tandang ke markas PSM Makassar pada musim lalu.

Perbincangan dengan Fagundez tersebut membuat Adrian Luna semakin termotivasi untuk melanjutkan kariernya di kompetisi sepak bola Indonesia, khususnya bersama Persik Kediri. Namun, keinginan tersebut tidak dapat terwujud karena manajemen Persik memilih untuk tidak mempermanenkan statusnya.

"Ya. Saya sempat bertemu Ronald Fagundez. Dia banyak cerita tentang sepak bola Indonesia dan Persik.

Dari perbincangan itu, saya makin tertarik bermain di sini, terutama Persik. Saya ingin sukses seperti Ronald Fagundez dan Cristian Gonzales," ucap Adrian Luna.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
daffa-raihan-maulana
Author