AdaKami Raih Penghargaan Top Company dalam Indonesia Top Companies Recognition 2026
PT Pembiayaan Digital Indonesia (AdaKami) menerima penghargaan sebagai Top Company in Transparent & Responsible P2P Lending dalam ajang Indonesia Top Companies Recognition 2026. Penghargaan ini diselenggarakan oleh Indonesia Data bersama Bloomberg Technoz Intelligence, seperti dilansir dari Bloombergtechnoz. Apresiasi tersebut diberikan karena perusahaan dinilai mampu memperlihatkan kinerja bisnis yang berkelanjutan.
Selain itu, tata kelola yang baik serta komitmen dalam menyajikan layanan pembiayaan digital yang transparan dan bertanggung jawab menjadi indikator utama. Perusahaan yang berdiri sejak Juni 2018 ini telah resmi terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak Desember 2018. Sejak awal beroperasi, fintech peer-to-peer (P2P) lending ini berkomitmen memperluas akses finansial yang aman bagi masyarakat.
Hingga tahun 2026, akumulasi pendanaan yang disalurkan oleh perusahaan fintech ini telah menembus angka Rp73,4 triliun. Khusus sepanjang tahun 2026, nilai penyaluran dana pinjaman tercatat mencapai Rp9,44 triliun.
Secara kumulatif, jumlah penerima dana telah menyentuh 7,1 juta orang, dengan 1,62 juta penerima aktif sepanjang tahun berjalan. Saat ini, total pinjaman yang masih berjalan atau outstanding tercatat sebesar Rp3,83 triliun. Pertumbuhan kinerja ini didorong oleh kemudahan proses pengajuan, bunga kompetitif, kecepatan persetujuan, dan keamanan data pribadi. Layanan konsumen yang responsif serta program loyalitas pengguna turut memperkuat posisi perusahaan.
Aspek keterbukaan informasi menjadi keunggulan utama platform ini. Seluruh rincian mengenai nominal pinjaman, tenor, biaya, hingga jadwal pembayaran diinformasikan secara transparan dari awal tanpa potongan tersembunyi.
Dampak Positif terhadap PDB dan Sektor Industri
Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) sempat meluncurkan hasil riset terkait dampak ekonomi perusahaan. Aktivitas pembiayaan platform ini pada 2024 diperkirakan menyumbang Rp6,95 triliun hingga Rp10,96 triliun terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).
Dampak berganda dari penyaluran dana tersebut memberikan nilai tambah pada minimal 185 sektor ekonomi nasional. Ekosistem pembiayaan digital ini juga berkontribusi membuka sekitar 47 ribu hingga 78 ribu peluang kerja di 17 sektor industri.
Berdasarkan survei terpisah yang dilakukan oleh Indonesia Data, platform pindar ini menjadi salah satu yang paling dipercaya. Hasil survei menempatkan perusahaan sebagai pilihan utama masyarakat dalam memilih layanan pinjaman daring.