Aberdeen Tekuk Hearts 2-1 di Laga Pembuka Liga Utama Skotlandia
Aberdeen mencetak dua gol di masa perpanjangan waktu untuk membalikkan keadaan dan mengalahkan Hearts dengan skor 2-1 pada laga pembuka Liga Utama Skotlandia di Stadion Pittodrie, Sabtu, 1 Agustus 2026.
Kekalahan ini memperpanjang tren negatif Hearts yang sebelumnya tersingkir dari kualifikasi Liga Champions usai kalah agregat 0-6 dari Sturm Graz. Hasil tersebut sekaligus menjadi kekalahan ketiga berturut-turut bagi pelatih Wouter Vrancken sejak menjabat pada Juni 2026.
Tim tamu sebenarnya memimpin terlebih dahulu pada menit ke-35 melalui gol Oisin McEntee dari jarak dekat setelah memanfaatkan bola muntah di dalam kotak penalti. Hearts sempat mengontrol jalannya babak kedua dan berpeluang memperlebar keunggulan lewat aksi Cláudio Braga.
Petaka bagi Hearts bermula di menit ke-90 saat Lewis Mayo menyamakan kedudukan usai memanfaatkan umpan sundulan Dan Happe dari skema tendangan bebas Stuart Armstrong. Drama berlanjut di masa perpanjangan waktu ketika bek Hearts, Stuart Findlay, menerima kartu merah akibat melanggar Toyosi Olusanya di area terlarang.
Kevin Nisbet yang bertindak sebagai kapten Aberdeen sukses mengeksekusi penalti tersebut untuk memastikan kemenangan dramatis bagi tuan rumah. Hasil ini juga mengakhiri rekor tidak pernah menang Hearts di Pittodrie selama lebih dari satu dekade.
Menanggapi kekalahan tragis tersebut, pelatih Hearts Wouter Vrancken menyoroti konsentrasi anak asuhnya di menit-menit akhir pertandingan.
"Kami memberikan kemenangan itu dalam lima menit," kata Vrancken, pelatih kepala Hearts.
Ia menekankan pentingnya evaluasi taktik agar skuadnya mampu mengontrol permainan saat dalam posisi unggul.
"Kami harus lebih pintar. Kami menyerang dengan terlalu banyak pemain daripada menjaga kontrol dan mengelola serangan balik, terutama ketika unggul 1-0," ujar Vrancken, pelatih kepala Hearts.
Vrancken juga mengingatkan timnya untuk segera bangkit mengingat laga penting di kompetisi Eropa sudah menanti.
"Ketika pertandingan berikutnya tiba, Anda harus beralih lagi karena Anda tidak boleh membawa perasaan ini ke pertandingan selanjutnya. Kami harus siap dan fokus sepenuhnya lagi," tutur Vrancken, pelatih kepala Hearts.
Kemenangan ini menjadi awal positif bagi manajer Aberdeen, Stephen Robinson, yang mendatangkan 12 pemain baru pada bursa transfer musim panas.
"Jika Anda ingin memenangkan pertandingan, ini adalah cara yang bagus untuk melakukannya," ucap Robinson, manajer Aberdeen.
Robinson mengapresiasi mentalitas bertarung para pemainnya yang pantang menyerah hingga peluit panjang berbunyi.
"Kami tentu menunjukkan karakter dan semangat juang yang saya yakini tidak ada di sini tahun lalu dan tentu saja itu menjadi hal positif bagi saya," kata Robinson, manajer Aberdeen.
Meski meraih hasil maksimal, Robinson enggan berpuas diri dan meminta timnya tetap membumi.
"Kita harus ingat ini baru satu pertandingan," ujar Robinson, manajer Aberdeen.
Ia menegaskan bahwa perjalanan di liga masih sangat panjang.
"Anda menerima kritik saat kalah dalam pertandingan, jadi menurut saya para pemain layak mendapat banyak pujian atas mentalitas mereka," tutur Robinson, manajer Aberdeen.
Ia menutup pernyataannya dengan menegaskan fokus tim untuk laga-laga berikutnya.
"Ini hasil yang sangat bagus. Ini adalah awal, tetapi baru sebatas itu," kata Robinson, manajer Aberdeen.
Di sisi lain, mantan kapten dan manajer Aberdeen, Willie Miller, mengkritik kelalaian lini belakang Hearts yang membuang keunggulan di menit akhir. Sementara itu, mantan gelandang Hearts Michael Stewart menyayangkan keputusan taktis Vrancken terkait pergantian pemain di lini pertahanan.
Sebelum laga dimulai, Vrancken sempat menegaskan bahwa keterbatasan waktu persiapan jelang musim baru bukanlah sebuah alasan.
"Ini tidak pernah menjadi alasan, ini hanya fakta. Dan faktanya adalah, seperti yang saya katakan setelah melawan Sturm Graz, faktanya persiapannya tidak panjang," kata Vrancken, pelatih kepala Hearts.
Ia menyadari tantangan besar yang dihadapi timnya untuk segera menemukan bentuk permainan terbaik.
"Namun kami tidak membuat alasan di sana. Kami harus menemukan permainan terbaik kami sesegera mungkin, dalam situasi tempat Anda berada. Ini adalah olahraga dan ini juga yang menjadi tantangannya," ujar Vrancken, pelatih kepala Hearts.
Vrancken juga sempat menargetkan untuk memutus rekor buruk Hearts saat bertandang ke markas Aberdeen.
"Ini akan menjadi pertandingan yang berbeda. Ini gaya yang berbeda, tipe pemain yang berbeda. Semuanya berbeda," tutur Vrancken, pelatih kepala Hearts.
Ia menambahkan pentingnya kepercayaan diri bagi perkembangan anak asuhnya.
"Dan kami harus siap, karena sejarah di Aberdeen tidak terlihat bagus. Jadi inilah saatnya untuk mengubah statistik dalam kasus ini," kata Vrancken, pelatih kepala Hearts.
Ia menilai kemenangan sangat krusial untuk membangun momentum tim.
"Kami tahu ini pertandingan tandang yang sulit. Namun kami semua masih yakin bahwa kami bisa melakukan hal-hal baik di sana," ujar Vrancken, pelatih kepala Hearts.
Vrancken percaya hasil positif dapat meningkatkan keyakinan para pemain di lapangan.
"Hasil itu sendiri penting, tetapi hasil juga membantu pemain untuk mendorong lebih kuat, memiliki lebih banyak kepercayaan diri, memiliki lebih banyak keyakinan dalam setiap pergerakan atau setiap koneksi," tutur Vrancken, pelatih kepala Hearts.
Mengenai kedalaman skuad, Vrancken menyebutkan bahwa fokus utamanya adalah merampingkan jumlah pemain yang ada saat ini.
"Kami memiliki skuad yang besar saat ini. Kami berjumlah total 32 pemain. Jadi saya pikir kami harus mengelola ini terlebih dahulu," kata Vrancken, pelatih kepala Hearts.
Ia juga memberi perhatian khusus pada proses adaptasi pemain baru seperti Laurent Mendy.
"Sekarang kami harus melihat bagaimana Mendy beradaptasi dalam permainan karena ini bukan level tertinggi tempat dia bermain sebelumnya," ujar Vrancken, pelatih kepala Hearts.
Vrancken menekankan pentingnya chemistry antar pemain di dalam tim.
"Jadi kami harus beradaptasi pada para pemain dan pada level seperti yang lain," tutur Vrancken, pelatih kepala Hearts.
Ia berharap proses adaptasi berjalan lancar dalam beberapa pekan ke depan.
"Bagi saya, ini tentang menemukan koneksi. Empat atau lima minggu, tidak hanya untuk saya, tetapi juga untuk para pemain di antara mereka sendiri," kata Vrancken, pelatih kepala Hearts.
Terkait kondisi penyerang Amadou Ba-Sy, Vrancken menjelaskan rencana perannya di dalam skuad.
"Merek membuat langkah mereka. Sangat disayangkan untuk pertandingan terakhir, sebenarnya, Amadou Ba-Sy tidak bisa memiliki peran yang lebih besar," ujar Vrancken, pelatih kepala Hearts.
Ia mengungkapkan strategi yang sempat direncanakan pada laga sebelumnya.
"Tujuannya adalah kami bisa mencetak gol di babak pertama dan bisa membawanya dengan kehadiran fisik yang lebih kuat," tutur Vrancken, pelatih kepala Hearts.
Vrancken meyakini Ba-Sy akan terus berkembang seiring berjalannya waktu.
"Namun sekali lagi, dia harus melakukan langkah-langkah tersebut, dan dia akan melakukan langkah-langkah untuk memiliki peran yang lebih besar di dalam tim," kata Vrancken, pelatih kepala Hearts.
Mengenai badai cedera di lini belakang, Vrancken mengonfirmasi absennya Stephen Kingsley akibat cedera otot hamstring.
"Kings tidak ada dalam skuad di akhir pekan. Kami belum tahu berapa lama. Anda harus selalu berhati-hati ketika berbicara tentang hal-hal itu, terutama cedera otot," ujar Vrancken, pelatih kepala Hearts.
Ia menegaskan penanganan cedera Kingsley akan dipantau secara berkala.
"Dan Anda harus melihatnya dari hari ke hari, minggu ke minggu," tutur Vrancken, pelatih kepala Hearts.
Vrancken berharap sang pemain dapat segera pulih kembali.
"Saya berharap ini tidak lama karena dia sangat cocok dengan apa yang kami inginkan. Dia nyaman dengan bola. Anda sudah melihatnya di pertandingan. Sangat disayangkan, tetapi mudah-mudahan tidak terlalu lama," kata Vrancken, pelatih kepala Hearts.
Sementara itu, Alexandros Kyziridis dipastikan dalam kondisi fit setelah kembali berlatih.
"Kyzi baik-baik saja. Dia berlatih kemarin. Jadi saya pikir dia akan berlatih hari ini tanpa masalah juga.
Namun seperti yang saya katakan, terkadang Anda harus mengelola beban, karena kelelahan, terutama di sana. Karena Anda tahu volumenya tidak ada di sana, jadi Anda perlu beradaptasi dengan individu," ujar Vrancken, pelatih kepala Hearts.
Sebelum pekan pembuka bergulir, Vrancken menegaskan orientasi utamanya adalah meraih kemenangan di setiap laga.
"Dalam sepak bola, tidak ada jangka panjang, yang ada hanya jangka pendek dan ini hanya tentang apa yang bisa Anda lakukan di pertandingan berikutnya," tutur Vrancken, pelatih kepala Hearts.
Hearts selanjutnya dijadwalkan terbang ke Portugal untuk menghadapi Benfica pada leg pertama kualifikasi Liga Eropa di Lisbon, Kamis mendatang.