Timnas Indonesia Tantang Oman dalam Laga FIFA Matchday di SUGBK
Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi tantangan dari Oman dalam laga FIFA Matchday periode Juni 2026. Dikutip dari Bola, bentrok antara kedua tim bakal diselenggarakan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Jumat (5/6/2026) malam WIB.
Pertandingan besok malam ini menjadi pertemuan keenam dalam sejarah sepak bola kedua negara. Berdasarkan rekam jejak lima laga sebelumnya, Oman mendominasi dengan mengemas tiga kemenangan, sedangkan skuad Garuda baru mengoleksi dua kemenangan.
Pertemuan kali ini terasa berbeda karena Indonesia dan Oman sama-sama mengandalkan juru taktik baru. Kursi kepelatihan Tim Merah-Putih kini diduduki oleh John Herdman yang menggantikan Patrick Kluivert sejak lima bulan lalu.
Sementara itu, Timnas Oman saat ini dipimpin oleh Tarik Sektioui. Pelatih asal Maroko tersebut baru bekerja sekitar dua bulan terakhir untuk membangun kekuatan baru di negara Teluk tersebut.
Manajemen Timnas Indonesia menunjuk John Herdman sebagai suksesor Patrick Kluivert setelah tim gagal menembus putaran final Piala Dunia 2026. Herdman sendiri memiliki portofolio mentereng setelah sukses membawa Timnas Kanada berlaga di Piala Dunia 2022 Qatar.
Sejak resmi bergabung pada 1 Januari 2026, pelatih berusia 50 tahun ini telah memimpin skuad Garuda dalam dua pertandingan resmi. Indonesia mencatatkan kemenangan telak 4-0 atas St. Kitts and Nevis serta kalah tipis 0-1 dari Bulgaria pada ajang FIFA Series Maret lalu.
Pelatih pemilik lisensi Pro UEFA ini dikenal kerap menerapkan formasi andalan 3-4-2-1. Kehadiran mantan pelatih klub MLS Toronto ini memberikan dampak instan pada permainan impresif Timnas Indonesia yang banyak ditopang oleh para pemain diaspora.
Profil dan Kiprah Tarik Sektioui bersama Oman
Di kubu rival, Tarik Sektioui datang mengisi kursi kepelatihan Oman sejak 22 Maret lalu untuk menggantikan Carlos Queiroz. Pergantian posisi ini dipicu oleh kegagalan Oman melaju ke putaran final Piala Dunia 2026.
Sama seperti Herdman, Sektioui yang kini berusia 49 tahun juga telah mengantongi lisensi Pro UEFA dengan skema formasi favorit 4-2-3-1. Ia memiliki pengalaman panjang melatih sejumlah klub Maroko seperti MAS Fès, Wydad Fès, Moghreb Tétouan, hingga Renaissance de Berkane.
Selain itu, Sektioui pernah menukangi Moghreb Atlético Tétouan, Emirates Club, dan Union Touarga. Karier kepelatihannya semakin matang setelah dipercaya menakhodai Timnas Maroko U-23 serta sempat menjadi pelatih interim untuk Timnas Maroko senior.