Pep Guardiola Wajibkan Manchester City Tekuk Bournemouth demi Gelar Juara
Manajer Manchester City, Pep Guardiola, menegaskan fokus penuh skuadnya kini tertuju untuk menaklukkan tuan rumah Bournemouth pada pertandingan lanjutan Premier League hari Selasa demi menjaga peluang mempertahankan gelar juara liga tetap terbuka hingga pekan terakhir.
Pertandingan krusial di Stadion Vitality tersebut sangat menentukan bagi Manchester City guna memangkas jarak atau menempel ketat Arsenal yang berada di puncak klasemen sementara sebelum melakoni laga pamungkas musim ini melawan Aston Villa di Etihad.
Namun, ambisi meraih poin penuh dipastikan tidak mudah karena kubu lawan sedang berada dalam tren performa yang luar biasa di bawah arahan manajer Andoni Iraola yang juga akan melakoni laga perpisahan di hadapan pendukungnya besok.
Saat ini, klub berjuluk The Cherries tersebut memegang rekor mentereng berupa 17 pertandingan tidak terkalahkan secara beruntun di Premier League, yang sekaligus menjadi catatan laju tidak terkalahkan terpanjang di kompetisi kasta tertinggi Inggris sepanjang musim ini.
"Bournemouth, Bournemouth, Bournemouth," kata manajer Pep Guardiola saat ditanya mengenai pola pikirnya menjelang akhir musim kompetisi, dilansir dari situs resmi klub id.mancity.com pada Senin (18/5/2026).
Juru taktik asal Spanyol tersebut memberikan pujian tinggi atas konsistensi Bournemouth yang tetap tampil solid dan mencatatkan rekor luar biasa meskipun sempat kehilangan tiga pemain lini belakang mereka sejak musim lalu.
"17 pertandingan tak terkalahkan. Rekor ini luar biasa. Apa yang telah mereka lakukan dengan kehilangan tiga pemain di lini belakang dari musim lalu yang sukses dan kemudian mencatatkan 17 pertandingan tak terkalahkan sungguh luar biasa," ujar Pep Guardiola.
Manchester City disadari harus memutus tren positif tuan rumah demi menghindari kegagalan total dalam perebutan trofi musim ini.
"Satu-satunya kesempatan kita adalah menang, jadi kita harus mengakhiri rekor itu, jika tidak, semuanya akan berakhir," tambah Pep Guardiola.
Catatan pertemuan sebelumnya menunjukkan bahwa lawatan ke markas Bournemouth selalu menyajikan atmosfer dan tantangan yang menyulitkan bagi armada Manchester Biru.
"Pertandingan-pertandingan ini selalu sulit. Sejak tahun-tahun terakhir, pertandingan-pertandingan ini selalu berat," tutur Pep Guardiola.
Mantan pelatih Barcelona tersebut turut menyoroti performa buruk anak asuhnya di stadion yang sama pada kompetisi domestik tahun lalu.
"Musim lalu di Premier League, itu adalah salah satu kekalahan dan penampilan terburuk," ucap Pep Guardiola.
Meskipun demikian, ada modal positif yang pernah diraih timnya saat menghadapi lawan yang sama di ajang perebutan piala musim lalu.
"Pada saat yang sama, di perempat final musim lalu kami bermain sangat, sangat bagus. Kita akan lihat bagaimana penampilan kita besok," kata Pep Guardiola.
Kondisi fisik dan waktu persiapan juga menjadi tantangan tersendiri mengingat kubu lawan memiliki waktu istirahat yang jauh lebih panjang menjelang laga besok.
"Kami punya tiga hari, mereka punya sepuluh hari untuk mempersiapkan pertandingan," jelas Pep Guardiola.
Bournemouth sendiri masih memiliki motivasi besar dalam sisa kompetisi ini untuk mengamankan tiket menuju kompetisi antarklub elite Eropa musim depan.
"Mereka bermain untuk lolos ke Liga Champions. Ketika Anda sampai di pertandingan terakhir dan lawan tidak bermain untuk apa pun, itu lebih mudah, tetapi bukan itu masalahnya," ungkap Pep Guardiola.
Persaingan ketat ini membuat seluruh jajaran tim memahami sepenuhnya target yang tidak boleh ditawar lagi dalam dua pertandingan sisa.
"Itulah kenyataannya. Kami tahu persis apa yang harus kami lakukan. Itu tidak rumit, kami harus menang dan kemudian melawan Aston Villa," tegas Pep Guardiola.
Target utama armada Manchester City adalah memastikan persaingan perebutan takhta juara liga Inggris bisa diperpanjang hingga laga terakhir di kandang sendiri.
"Yang kami inginkan hanyalah bersama orang-orang kami di akhir dan mencoba berjuang untuk gelar dan memperpanjangnya hingga Aston Villa. Untuk melakukan itu, kami perlu mengalahkan Bournemouth," cetus Pep Guardiola.
Di sisi lain, rival utama mereka, Arsenal, dijadwalkan bertanding malam ini menjamu Burnley yang sudah dipastikan terdegradasi dari kompetisi kasta tertinggi.
"Di Inggris, tim-tim selalu akan melakukan yang terbaik," tambah manajer Pep Guardiola.
Dirinya mencontohkan bagaimana sportivitas tetap dijunjung tinggi oleh tim-tim lain yang sudah tidak memiliki kepentingan poin di papan klasemen.
"Misalnya, Leeds sudah aman dan bermain serta berperilaku luar biasa di kandang Spurs dan berhasil meraih hasil imbang," imbuh Pep Guardiola.
Manchester City meyakini bahwa setiap tim di kompetisi Premier League akan selalu menjaga profesionalisme dan bertarung habis-habisan hingga akhir.
"Semua tim melakukan yang terbaik untuk menang. Saya tidak ragu mereka akan berusaha," pungkas Pep Guardiola.
Bersamaan dengan persiapan tim utama, manajemen Manchester City juga mengumumkan rencana pelaksanaan acara uji coba publik pertama bagi para pendukung klub di area perluasan North Stand Stadion Etihad pada hari Rabu (20/5/2026) mendatang dengan kapasitas terbatas 50 persen.