Imigrasi Amankan WNA Inggris yang Tolak Bayar Makan di Menteng
Petugas Imigrasi Jakarta Pusat mengamankan seorang warga negara asing asal Inggris berinisial ZNB setelah kedapatan menolak membayar tagihan makanan di sebuah coffee shop di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Kamis (4/6/2026).
Aksi penolakan pembayaran tersebut sempat terekam dalam sebuah video yang beredar luas di media sosial, seperti dilansir dari Detikcom. Dalam rekaman itu, pegawai tempat makan terlihat mengejar sang turis yang terus berjalan menjauh saat ditagih.
"Woi, payment…payment," ujar seorang pria dalam video yang dilihat detikcom, Kamis (4/6/2026).
Karyawan kafe tersebut terus berupaya meminta kejelasan mengenai alasan tindakan sang pria asing. Namun, warga negara Inggris itu justru memberikan respons dengan berteriak sembari menyinggung masalah pembangunan negara.
"Karena saya yang membangun negara anda, lihat bangunan-bangunan itu, lihat pertokoan itu, lihat bagaimana kemewahan hotel bintang lima itu datang ke sini. Tinggalkan aku sendirian," kata si bule sambil teriak dalam bahasa Inggris.
Pihak berwenang dari Kantor Wilayah Dirjen Imigrasi DKI Jakarta segera melakukan penelusuran ke lokasi kejadian perkara di Menteng setelah video tersebut viral. Petugas kemudian melacak keberadaan ZNB yang diketahui menginap di sebuah hotel di daerah Tanah Abang.
"Kami mendapatkan informasi jika seorang warga negara asing tinggal di sebuah hotel di kawasan Tanah Abang. Dari informasi tersebut kami lakukan pengejaran dan penapan terhadap yang bersangkutan," kata Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Dirjen Imigrasi DK Jakarta Pamuji Raharja, dilansir Antara.
Petugas melakukan pendalaman lebih lanjut setelah berhasil menangkap pelaku di lokasi penginapannya. Identitas dan asal negara sang pria asing tersebut kini telah dipastikan oleh pihak imigrasi.
"Dari pendalaman tersebut diketahui warga negara asing tersebut berinisial ZNB asal Inggris," imbuh Pamuji.
Berdasarkan pemeriksaan data perlintasan resmi, ZNB tercatat pertama kali mendarat di Indonesia melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali, pada 16 April 2026. Sang pria asing kemudian berpindah ke Jakarta dan menempati hotel di Tanah Abang sejak 21 Mei 2026.