Prabowo Subianto Ungkap Tujuan Program Makan Bergizi Gratis di Bogor
Presiden Prabowo Subianto menjelaskan kembali tujuan jangka panjang program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk memaksimalkan potensi anak melalui penyeimbangan gizi, seperti dilansir dari Detik Health. Penjelasan tersebut disampaikan dalam acara Building Indonesia's Future Generations Through Nutrition di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (3/6).
"Makan bergizi gratis ini konsepnya adalah sangat sederhana, bahwa kenyataan kita menemukan bahwa sebagian dari anak-anak kita tiap pagi berangkat ke sekolah tidak makan pagi. Bahkan di rumahnya jarang makan yang bergizi," ucap Prabowo, Presiden.
Menurut Prabowo, sejumlah wilayah di Indonesia masih menghadapi angka kekurangan gizi yang cukup tinggi, sehingga berdampak negatif pada tumbuh kembang anak.
"Ada bagian-bagian negara kita yang lebih dari 20 persen, mendekati 30 persen, anak-anak kita kurang gizi. Yang terjadi adalah apa yang disebut stunting, sel otak kurang berkembang, sel otot kurang berkembang, sel otak, otot dan tulang kurang berkembang," tegas Prabowo, Presiden.
Interaksi langsung dengan masyarakat di berbagai daerah menunjukkan bahwa keterbatasan gizi membatasi kesempatan anak-anak di bidang pendidikan dan pekerjaan masa depan.
"Artinya, satu, dia tidak akan berkembang sesuai potensi dia sebagai manusia normal, berarti kemampuan dia di bawah normal. Berarti yang kita menemukan dia kadang-kadang untuk lulus SD saja susah. Bahkan mungkin dia tidak bisa mengganti pekerjaan bapaknya sebagai petani, sebagai buruh harian atau sebagai nelayan," ujar Prabowo, Presiden.
Program yang dijalankan melalui Badan Gizi Nasional (BGN) ini memiliki peran vital untuk mendukung kelompok masyarakat yang membutuhkan serta memperkuat kualitas generasi penerus bangsa.
"Jadi program ini adalah sangat penting. Dan program ini, kalau berhasil, akan menimbulkan suatu kemanjuan yang sangat besar untuk ekonomi kita," ujar Prabowo, Presiden.