Harga Emas Antam Turun Menjadi Rp2.759.000 per Gram

Share

Harga emas Logam Mulia produksi PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) mengalami penurunan sebesar Rp15.000 menjadi Rp2.759.000 per gram pada perdagangan Kamis (4/6/2026), akibat terseret pelemahan harga emas dunia di pasar spot, seperti dilansir dari Bloomberg Technoz.

Penurunan ini juga diikuti oleh merosotnya harga pembelian kembali (buyback) oleh Antam yang kini berada di posisi Rp2.571.000 per gram, atau berkurang Rp13.000 dibandingkan dengan hari sebelumnya.

Pelemahan ini dipicu oleh harga emas dunia di pasar spot yang ditutup pada posisi US$ 4.449,5/troy ons setelah anjlok 0,9 persen, yang sekaligus menjadi level terendah dalam periode lebih dari dua bulan terakhir.

Kondisi pasar emas global ini sangat dipengaruhi oleh kembali memanasnya situasi geopolitik di Timur Tengah akibat aksi saling serang yang melibatkan Amerika Serikat (AS) dan Iran di tengah proses negosiasi perdamaian.

Eskalasi militer tersebut meluas setelah pihak AS mencegat kapal tanker minyak kosong tujuan Iran, yang kemudian direspons Iran lewat serangan pesawat tanpa awak (drone) serta misil ke pangkalan militer AS di Kuwait dan Bahrain.

“Timur Tengah masih menjadi sumber utama ketidakpastian. Kabar yang datang akan mempengaruhi pasar. Siklus eskalasi dan de-eskalasi membuat situasi menjadi menantang bagi investor untuk mengukur risiko,” tutur Ahmad Assiri, Market Strategist di Pepperstone Group Ltd.

Ketegangan di wilayah tersebut turut mendorong lonjakan harga minyak jenis brent sebesar hampir 2 persen ke level US$ 97,81/barel, yang memicu kekhawatiran terjadinya inflasi tinggi secara global.

Ancaman inflasi yang tidak terkendali ini dinilai bakal mempersulit bank sentral dunia untuk menurunkan suku bunga acuan, sehingga kepemilikan emas menjadi kurang menguntungkan karena statusnya sebagai aset yang tidak memberikan imbal hasil.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
sheila-amara-zahra
Author