Seres dan ByteDance Kolaborasi Luncurkan Merek Mobil Listrik Baru

Share

Produsen kendaraan listrik Seres berkolaborasi dengan induk perusahaan TikTok, ByteDance, untuk meluncurkan merek mobil listrik baru di pasar China sebelum akhir tahun 2026. Aliansi strategis ini menandai integrasi mendalam antara industri otomotif dan ekosistem digital cerdas.

Merek kendaraan baru ini akan bernaung di bawah entitas bernama Saidou Technology, yang sebelumnya beroperasi dengan nama Chongqing Landian Technology. Dilansir dari Moladin, langkah pembentukan Saidou menjadi bagian dari transformasi bisnis besar Seres guna memperkuat posisi di pasar kendaraan listrik.

Struktur kepemilikan modal dalam entitas baru ini mengalami perubahan signifikan setelah adanya suntikan dana segar. Pada 29 Mei 2026, Chongqing Landian Technology resmi berganti nama menjadi Saidou Technology seiring masuknya modal senilai 6,67 miliar yuan atau sekitar Rp15 triliun.

Sejumlah investor besar terlibat dalam pendanaan tersebut, meliputi dana investasi pemerintah Distrik Shapingba Chongqing, anak usaha CATL, Bojun Technology, serta Xingyu Shares. Pascarestrukturisasi, porsi kepemilikan saham Seres menyusut menjadi 32,96 persen, sementara platform investasi pemerintah Shapingba menjadi pemegang saham terbesar dengan 34,5 persen.

Langkah korporasi ini diambil oleh Seres sebagai strategi menyederhanakan struktur bisnis mereka. Selain itu, restrukturisasi tersebut berfungsi melepaskan lini usaha lama yang kurang memberikan profitabilitas dari laporan keuangan perusahaan.

Model pertama dari Saidou Technology dijadwalkan meluncur pada tahun 2026 dengan mengusung format kendaraan crossover yang memadukan desain sedan dan SUV. Konsumen akan diberikan opsi penggerak berupa battery electric vehicle (BEV) maupun range extender electric vehicle (EREV).

Fasilitas perakitan kendaraan akan dipusatkan di pabrik Phoenix milik Seres yang kini sedang menjalani penyesuaian fasilitas produksi. Berbeda dari merek Aito yang memakai sistem Huawei, Saidou akan mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan dari Volcano Engine milik ByteDance.

Infrastruktur kecerdasan buatan dan cloud dari ByteDance tersebut bakal diaplikasikan untuk menciptakan pengalaman kabin pintar, asisten virtual berbasis large language model (LLM), serta fitur interaktif. Namun, ByteDance membatasi perannya hanya pada penyediaan infrastruktur komputasi dan AI, bukan pada pengembangan sistem autonomous driving.

Saidou membidik segmentasi pasar konsumen muda yang memiliki gaya hidup digital aktif. Kehadiran merek ini menjadi momentum transformasi bagi Landian yang sebelumnya mencatat kesulitan persaingan di segmen mobil entry-level dengan kisaran harga 100.000 hingga 150.000 yuan.

Hingga Mei 2026, akumulasi penjualan kendaraan energi baru Seres dilaporkan menyentuh angka 33.476 unit. Secara kumulatif dari Januari sampai Mei 2026, total penjualan pabrikan tersebut mencapai 145.108 unit, menunjukkan pertumbuhan sebesar 15,14 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
kartika-dewi-anggraini
Author