Arsenal Disarankan Merekrut Trent Alexander-Arnold dari Real Madrid
Mantan legenda sepak bola Teddy Sheringham menyarankan Arsenal untuk merekrut bek kanan Real Madrid, Trent Alexander-Arnold, guna meningkatkan kreativitas serangan mereka menjelang kompetisi musim depan. Saran ini mencuat setelah klub London Utara tersebut gagal di final Liga Champions usai kalah adu penalti dari PSG pada Selasa, 2 Juni 2026.
Kegagalan di partai puncak Eropa tersebut membuat gaya defensif manajer Mikel Arteta menuai kritik, meski Arsenal berhasil mengakhiri paceklik gelar Liga Premier selama 22 tahun. Sheringham menilai Alexander-Arnold dapat menjadi solusi ideal bagi lini serang sayap kanan Arsenal yang musim lalu terganggu oleh cedera Ben White dan Jurrien Timber.
"Mungkinkah kita melihat Trent Alexander-Arnold kembali ke Liga Premier? Fans Liverpool tentu tidak ingin dia kembali ke Anfield." kata Teddy Sheringham saat berkomentar di Boyle Sports.
Sheringham menambahkan bahwa struktur pertahanan Arsenal yang terorganisasi dengan baik di bawah asuhan Arteta akan sangat cocok untuk menopang karakter permainan sang bek. Gaya permainan terstruktur milik Arsenal dipercaya mampu menutupi kelemahan sang pemain saat membantu penyerangan dari sisi sayap.
"Namun, Arsenal akan menciptakan lingkungan yang tepat untuknya. Jika Trent bermain dalam sistem pertahanan yang terorganisir, terstruktur, dan kohesif, ia dapat mengeluarkan potensi penuhnya." ujar Teddy Sheringham.
Pemain internasional Inggris berusia 27 tahun tersebut belum memberikan dampak signifikan sejak pindah ke Real Madrid pada musim panas 2025. Dilansir dari pojokpapua.id dan mediakompeten.co.id, Alexander-Arnold hanya mencatatkan 21 pertandingan di La Liga, mengemas 1.100 menit bermain, dan memberikan 4 assist.
"Apakah kita bisa melihat Trent Alexander-Arnold kembali ke Premier League? Suporter Liverpool mungkin tidak ingin dia kembali, jadi pilihan tujuannya menjadi lebih terbatas, bukan?" tutur Teddy Sheringham dalam wawancara terpisah yang dilansir dari Liputan6.com.
Sheringham juga membela kualitas bertahan Alexander-Arnold yang sering dikritik karena kerap dibiarkan tanpa dukungan sistem tim yang memadai di klub sebelumnya. Mantan striker Manchester United ini kemudian membandingkan situasi tersebut dengan penurunan performa bek terkenal lain saat tim mereka tampil buruk.
"Dia tidak langsung terlihat sebagai pemain Arsenal. Namun mereka bisa membuat itu berhasil untuknya," lanjut Teddy Sheringham.
Sheringham meyakini unit pertahanan yang kompak akan membuat efektivitas umpan-umpan presisi Alexander-Arnold menjadi senjata tambahan yang luar biasa berharga bagi The Gunners. Proses pembinaan yang tepat di bawah arahan tim pelatih Arsenal dipercaya mampu meningkatkan kemampuan memposisikan diri bagi mantan pemain Liverpool tersebut.
"Babin jika Anda memiliki empat bek hebat, bila Trent dibiarkan sendirian maka dia akan terlihat berantakan. Hal yang sama juga pernah terjadi pada Harry Maguire ketika Manchester United tidak bermain baik," kata Teddy Sheringham.
Sheringham menilai para bek legendaris masa lalu juga akan tampil buruk jika organisasi permainan tim tidak berjalan dengan semestinya. Sebaliknya, kerja sama unit yang solid akan mendongkrak performa individu pemain bertahan.
"Jika itu terjadi pada Tony Adams atau Steve Bruce, mereka juga akan terlihat buruk. Dalam lini belakang yang terorganisasi dan bekerja sebagai satu unit, Trent akan jauh lebih efektif," tegas Teddy Sheringham.
Aspek kreativitas yang dimiliki Alexander-Arnold dianggap menjadi pembeda utama dibanding opsi bek kanan yang dimiliki Arsenal saat ini. Potensi tersebut diyakini mampu meningkatkan kualitas permainan tim secara keseluruhan.
"Jika seseorang bekerja bersama Trent dengan pendekatan seperti itu dan melatihnya untuk berada di posisi yang tepat pada waktu yang tepat, saya yakin dia bisa berkembang di posisi tersebut," tutur Teddy Sheringham.
Sheringham menutup pandangannya dengan menegaskan keunggulan kompetitif yang bisa dibawa oleh sang pemain ke dalam skuad Arsenal.
"Dengan begitu, dia bisa memberikan dimensi tambahan yang selama ini selalu ia bawa ke dalam sebuah tim," pungkas Teddy Sheringham.
Di sisi lain, pakar transfer Fabrizio Romano melaporkan bahwa manajer baru Real Madrid, Jose Mourinho, justru sedang menuntut perekrutan bek kanan baru musim panas ini seiring kepergian Dani Carvajal. Real Madrid dilaporkan sedang mempertimbangkan tiga nama bek kanan baru, yakni Pedro Porro dari Tottenham Hotspur yang berharga 39 juta poundsterling, Denzel Dumfries dari Inter Milan, serta Ivan Fresneda dari Sporting CP.
"Real Madrid plan to sign a right back this summer with Denzel Dumfries and Pedro Porro among options being considered. Ivan Fresneda has also been scouted recently." tulis Fabrizio Romano melalui akun media sosial X miliknya.
"Real Madrid plan to sign a right back this summer with Denzel Dumfries and Pedro Porro among options being considered." tulis Fabrizio Romano di akun X miliknya pada 1 Juni.
Porro sendiri masih terikat kontrak di Tottenham hingga 2028 dan sebelumnya telah memberikan respons mengenai rumor ketertarikan klub raksasa Spanyol tersebut pada Maret 2026 saat diwawancarai Cadena SER.
"When you’re little, you dream about a lot of things, but day to day I focus on my reality, and when you think about playing for the best teams in the world, you know you still have things to improve." cetus Pedro Porro.
"When you’re little, you dream about a lot of things, but day to day I focus on my reality, and when you think about playing for the best teams in the world, you know you still have things to improve." kata Pedro Porro, bek kanan Spanyol saat diwawancarai Cadena SER pada Maret 2026.
| Pemain | Kondisi Tanpa Sistem Solid | Kondisi Dalam Sistem Terorganisasi |
|---|---|---|
| Trent Alexander-Arnold | Sering terlihat kewalahan dan berantakan saat bertahan. | Sangat efektif dan bisa memaksimalkan visi serangannya. |
| Harry Maguire | Performa menurun drastis saat kolektivitas tim hilang. | Menjadi pilar pertahanan yang tenang dan bisa diandalkan. |
| Tony Adams / Steve Bruce | Akan terlihat buruk jika dibiarkan bekerja sendirian. | Menjadi legenda karena didukung unit pertahanan yang kompak. |