BPS Catat Inflasi Mei 2026 Sebesar 0,28 Persen

Share

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan inflasi bulanan sebesar 0,28 persen pada Mei 2026, yang dipicu oleh lonjakan harga pada kelompok pengeluaran makanan, minuman, dan tembakau. Berdasarkan data yang dilansir dari Detik Finance pada Senin (2/6/2026), tingkat inflasi tahun ke tahun (yoy) menyentuh angka 3,08 persen, sedangkan inflasi tahun kalender (ytd) berada di level 1,35 persen.

Kenaikan indeks harga konsumen ini disampaikan langsung oleh pihak otoritas statistik dalam pemaparan resmi kepada publik. Kelompok komoditas pangan dan rokok menjadi sektor utama yang paling signifikan mendorong laju pergerakan inflasi di tingkat konsumen sepanjang bulan tersebut.

"Pada Mei 2026 terjadi inflasi sebesar 0,28% secara bulanan," kata Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik Pudji Ismartini dalam konferensi pers, Senin (2/6/2026).

Pudji Ismartini kemudian menguraikan rincian sektor pengeluaran masyarakat yang memberikan kontribusi paling besar terhadap pembentukan angka inflasi bulan Mei.

"Kelompok pengeluaran penyumbang inflasi bulanan terbesar adalah kelompok makanan minuman dan tembakau dengan inflasi sebesar 0,39% dan memberikan andil inflasi sebesar 0,12%," jelas Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik Pudji Ismartini.

Komoditas spesifik di dalam kelompok pangan yang mengerek inflasi secara dominan meliputi produk hortikultura dan kebutuhan pokok harian, seperti cabai merah, minyak goreng, bawang merah, hingga tomat.

"Kemudian komoditas yang dominan mendorong inflasi pada kelompok makanan minuman dan tembakau ini adalah yang pertama cabai merah dengan andil inflasi sebesar 0,08%. Kemudian minyak goreng dan bawang merah dengan andil inflasi masing-masing sebesar 0,04%, kemudian tomat dengan andil inflasi sebesar 0,03% dan beras dengan andil inflasi sebesar 0,02%," jelas Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik Pudji Ismartini.

Follow publika.id on Google News Follow
Topik Terkait: bps ekonomi indonesia Inflasi
Editors Team
sheila-amara-zahra
Author