Liverpool Bidik Andoni Iraola untuk Gantikan Arne Slot
Manajemen Liverpool dikabarkan telah menentukan arah baru setelah memberhentikan Arne Slot dari kursi kepelatihan. Seperti dilansir dari Bola, klub raksasa Premier League tersebut kini menjadikan Andoni Iraola sebagai target utama untuk mengisi posisi manajer.
Arne Slot resmi didepak setelah menyelesaikan musim 2025/2026 tanpa raihan trofi satu pun. Pencapaian ini dianggap sebagai penurunan bagi The Reds yang sukses merebut gelar juara Liga Inggris pada musim sebelumnya.
Sesaat setelah pengumuman pemecatannya dirilis ke publik, juru taktik asal Belanda itu menulis surat terbuka yang ditujukan kepada para suporter Liverpool. Perhatian publik kini sepenuhnya beralih kepada sosok Iraola.
Iraola yang berkebangsaan Spanyol saat ini berstatus tanpa klub setelah kontraknya bersama Bournemouth rampung akhir musim lalu. Situasi tersebut membuatnya berada di posisi terdepan untuk menakhodai armada Anfield.
Sebelumnya sempat beredar spekulasi bahwa Liverpool kehilangan momentum untuk mengamankan tanda tangan Xabi Alonso akibat terlambat memutus kontrak Slot. Saat manajemen Liverpool bergerak, Alonso dilaporkan telah berkomitmen dengan Chelsea.
Chelsea sendiri telah mengumumkan mantan gelandang Real Madrid tersebut sebagai manajer baru sejak 17 Mei. Sesuai kesepakatan, ia baru akan mengemban tugasnya secara resmi per 1 Juli mendatang.
Meski begitu, jurnalis Kevin Hatchard menilai anggapan mengenai kegagalan Liverpool mendapatkan Alonso tidak sesuai dengan realitas di lapangan.
Hatchard menyebut Liverpool memang lebih kepincut pada Iraola karena karakteristik permainannya dinilai lebih sejalan dengan identitas tim yang pernah dibangun oleh Jurgen Klopp.
"I think the idea that Liverpool missed out on Xabi Alonso because they didn't sack Slot earlier isn't right," tulis Hatchard melalui akun X.
"He's a great coach and a Liverpool legend, but if you want that aggressive, high-tempo, heavy-pressing football, he's not the ideal fit. Iraola is much closer to Klopp's 'vollgas' style," ulasnya.
Pandangan serupa juga dilontarkan oleh Oliver Kay selaku jurnalis dari The Athletic. Ia membeberkan bahwa manajemen Liverpool sebenarnya sudah memetakan kriteria pelatih baru sejak Maret lalu apabila rencana pergantian harus dilakukan.
"I was told back in March that if they were looking for a new manager, which wasn't the plan then, they wouldn't go for Alonso. For much the same reasons as you mention," kata Kay melalui X.
"If they'd wanted Alonso, they could easily have spoken to him before he took the Chelsea job. They share an agent, after all. They didn't."
Faktor krusial lain yang memicu pemecatan Slot adalah gaya bermain tim yang dinilai kurang memuaskan para pendukung setia Anfield. Pendekatan taktik Iraola dianggap mampu mengembalikan karakter permainan agresif Liverpool.
Mantan pelatih Bournemouth itu dikenal dengan skema tekanan tinggi, konsistensi intensitas sepanjang laga, serta transisi menyerang yang cepat. Menurut laporan Sky Sports, Liverpool menjadwalkan pembicaraan resmi dengan Iraola pada pekan ini.
Iraola yang kini menginjak usia 43 tahun datang dengan modal prestasi gemilang. Pada musim 2025/2026, ia sukses membawa Bournemouth mencatatkan rekor impresif berupa 18 laga beruntun tanpa terkalahkan.
Kombinasi hasil positif tersebut mengantarkan Bournemouth finis di peringkat keenam klasemen akhir Premier League. Prestasi ini sekaligus menyegel tiket kompetisi Eropa untuk pertama kali dalam sejarah klub.
Walau nama Iraola bertengger di daftar teratas, Liverpool tetap menyiapkan opsi cadangan. Nama pelatih Stuttgart, Sebastian Hoeness, serta juru taktik Lens, Pierre Sage, turut masuk dalam radar pertimbangan manajemen klub.