Amerika Serikat Tutup Celah Ekspor Chip AI Nvidia ke Perusahaan China

Share

Departemen Perdagangan Amerika Serikat (AS) resmi menerbitkan aturan baru pada Minggu untuk menutup celah ekspor chip Artificial Intelligence (AI) paling canggih buatan Nvidia ke perusahaan China yang beroperasi di luar negeri, sebagaimana dilansir dari Detik Finance.

Kebijakan ketat ini mewajibkan perusahaan yang berkantor pusat di China untuk mengantongi izin khusus apabila ingin memperoleh chip AI mutakhir besutan AS melalui anak usahanya di negara lain seperti Malaysia.

Langkah tersebut diambil menyusul beredarnya dokumen di Washington yang mengungkap bahwa perusahaan China memanfaatkan entitas luar negeri untuk mengakses teknologi chip generasi terbaru, termasuk seri Blackwell, dengan jumlah pengiriman diperkirakan mencapai ratusan ribu unit.

Celah regulasi ini sebelumnya muncul setelah Departemen Perdagangan AS pada Mei 2025 memutuskan untuk tidak menerapkan AI Diffusion Rule, sebuah aturan warisan akhir pemerintahan Presiden Joe Biden yang sedianya mengatur persyaratan lisensi akses global terhadap chip AI.

"BIS mengeluarkan panduan yang memperjelas persyaratan lisensi ekspor yang sudah berlaku sejak 2023. BIS akan terus menegakkan kontrol ekspor secara ketat untuk melindungi teknologi penting Amerika," kata juru bicara Biro Industri dan Keamanan (BIS) AS, dilansir dari Reuters, Senin (1/6/2026).

Pihak berwenang menegaskan bahwa panduan terbaru ini diterbitkan demi mempertegas regulasi tahun 2023 yang mengikat entitas berinduk di China terlepas dari lokasi operasional mereka.

Merespons kebijakan tersebut, produsen semikonduktor terkemuka asal AS menyatakan bahwa aturan baru ini tidak memengaruhi jalannya operasional bisnis mereka secara sistemis.

Seorang pejabat Nvidia mengatakan panduan baru itu tidak mengubah posisi perusahaan. Pasalnya sejak awal, Departemen Perdagangan AS telah mewajibkan lisensi untuk pengiriman chip tertentu kepada pihak terkait China.

Pengetatan aturan ini dinilai efektif oleh pengamat internasional dalam membatasi ruang gerak ekspansi teknologi AI militer maupun sipil dari korporasi China di pasar global.

Mantan pejabat Departemen Luar Negeri AS yang kini menjadi pakar teknologi dan keamanan nasional, Chris McGuire, menilai celah tersebut memungkinkan anak usaha perusahaan China di luar negeri membeli chip Nvidia Blackwell tanpa lisensi. Menurutnya, panduan terbaru berhasil menutup celah itu.

Follow publika.id on Google News Follow
Topik Terkait: Chip AI Ekspor AS Nvidia
Editors Team
annisa-nur-fadhilah
Author