Persib Bandung Pastikan Sanksi FIFA Tidak Hambat Rekrutmen Pemain

Share

Manajemen Persib Bandung menegaskan bahwa sanksi larangan registrasi pemain dari FIFA tidak akan menyulitkan klub untuk mendatangkan pilar baru menghadapi musim depan. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, di Bandung pada Minggu (31/5/2026), seperti dilansir dari Bola.

Hukuman tersebut dipastikan segera dicabut setelah manajemen merampungkan pembayaran tunggakan senilai Rp2,7 miliar ditambah bunga 5 persen kepada mantan pemain mereka, Daisuke Sato. Pihak manajemen mengimbau para pendukung untuk tidak mengkhawatirkan situasi ini karena proses penandatanganan kontrak baru tetap berjalan.

"Langsung cabut. Tinggal kirim bukti bayarnya, email, pada saat itu juga mereka langsung cabut sanksi itu, selesai," ujar Adhitia Putra Herawan, Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat.

Meskipun status pembekuan registrasi masih aktif, tim berjuluk Maung Bandung tersebut diklaim tetap memiliki keleluasaan dalam menggaet amunisi anyar untuk memperkuat skuad.

"Enggak, bukan sesuatu yang kenapa mesti nungguin dicabut dulu ya? Kalau udah tanda tangan hari ini, besok juga tinggal umumkan (pemain baru)," katanya.

Kendati demikian, seluruh pemain baru yang telah direkrut dipastikan belum bisa didaftarkan ke dalam Transfer Matching System (TMS) milik FIFA. Sistem tersebut berfungsi sebagai instrumen resmi untuk memantau serta mengesahkan perpindahan pemain internasional.

"Karena gini, sanksi itu kami register di sistem, bukan dihukum kami mesti negosiasi sama pemain. Negosiasi kami masih bisa berjalan, sedang berjalan," jelas Adhitia Putra Herawan, Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat.

Proses administrasi kontrak baru tetap dapat dilaksanakan secara legal, namun akses pendaftaran pada sistem TMS FIFA masih ditutup sementara waktu hingga seluruh kewajiban keuangan diselesaikan.

"Sign kontrak masih bisa dilakukan, tapi ketika registrasi di TMS-nya mereka, nah itu yang ditutup, masih diblok. Ketika itu dicabut, nah aman semuanya," lanjutnya.

Persoalan hukum dengan Daisuke Sato bermula saat manajemen melepas bek berpaspor Filipina tersebut pada putaran kedua musim 2023/2024 atas keputusan teknis pelatih Bojan Hodak demi mendatangkan Kevin Mendoza. Langkah pemutusan hubungan kerja tersebut diambil meskipun kontrak kerja Sato di Persib sedianya masih tersisa dua tahun hingga musim 2025.

Hingga saat ini, manajemen Persib Bandung belum merilis pengumuman resmi mengenai nama-nama pemain baru untuk kompetisi musim depan. Kendati demikian, beberapa nama pemain asing seperti Bart Lamselaar dan Moussa Sidibe dilaporkan santer dikaitkan dengan klub.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
nadia-fitria-ramadhani
Author