Warga Lincoln Park Tolak Ekspansi Sekolah Francis W. Parker

Share

Sejumlah warga menggelar aksi unjuk rasa di lingkungan Lincoln Park pada hari Sabtu untuk menolak rencana ekspansi Francis W. Parker School. Penolakan tersebut dipicu oleh kekhawatiran warga terhadap penggusuran keluarga dan dampak lingkungan pemukiman sekitar.

Gelombang protes dari komunitas lokal ini juga menargetkan Anggota Dewan Bangsal ke-43, Timmy Knudsen, karena dinilai memberikan dukungan terhadap usulan pihak sekolah. Rencana perluasan sekolah swasta tersebut mencakup pembangunan gedung pendidikan baru di Belden Avenue, penambahan lampu lapangan, kamera keamanan di Webster, serta konversi gedung administrasi di Clark menjadi hunian terjangkau.

Perwakilan dari East Lincoln Park Neighbors memberikan data mengenai jumlah penolakan yang telah dikumpulkan dari masyarakat sekitar lokasi pembangunan.

"We have close to 2,000 signatures in opposition to this project while he’s only citing a couple hundred letters of support," ujar Stacy Scapino, East Lincoln Park Neighbors.

Warga yang terdampak langsung menyatakan kecemasan mereka mengenai kelangsungan tempat tinggal mereka akibat proyek perluasan tersebut. Sebanyak 15 keluarga di Belden berpotensi terpaksa keluar dari area tersebut dan dari sekolah lingkungan mereka.

"We’ve honestly been staying up at night sitting in our living room thinking about what we’re going to do and where we would go," ujar Dipa Shah, warga Lincoln Park.

Masyarakat juga mengkritik nilai-nilai progresif yang diklaim oleh sekolah swasta yang telah berdiri selama lebih dari 120 tahun tersebut.

"We feel like we’re being bulldozed by this private school who feels like they can do what they want with impunity," ujar Liz Metzger, warga Lincoln Park.

Metzger menilai tindakan pihak sekolah saat ini berseberangan dengan nilai yang mereka bawa.

"You claim to be a progressive school and have progressive values, but that is not being reflected right now in what you’re doing to our community," ujar Liz Metzger, warga Lincoln Park.

Di sisi lain, Ketua Dewan Pengawas Parker menjelaskan kepada NBC Chicago bahwa perluasan dilakukan untuk memperluas akses pendidikan Parker bagi anak-anak di seluruh Chicago, terutama siswa dari daerah yang kurang dilayani. Pihak sekolah menegaskan ekspansi tidak membebani pembayar pajak dan berjanji memberikan prioritas hunian bagi keluarga terdampak, mendonasikan dana ke dua sekolah di Lincoln Park, serta telah mempelajari dampak lalu lintas dan parkir.

"The reason we’re expanding is because we want to provide more access to a Parker education to children across Chicago particularly students from underserved areas of Chicago," ujar Deji Jimoh, Ketua Dewan Pengawas Francis Parker.

Sementara itu, kantor anggota dewan menyatakan telah mengumpulkan umpan balik selama enam minggu terakhir dan mengklaim lebih dari 60 persen warga yang merespons mendukung ekspansi tersebut.

"It’s disheartening to me that there’s so much misinformation and so much push back and that there’s this feel of you know it’s the community versus Parker, but it’s not we are of this community," ujar Timmy Knudsen, Anggota Dewan Bangsal ke-43.

Rencana proyek ekspansi Francis W. Parker School ini masih memerlukan persetujuan resmi dari pemerintah kota setempat sebelum bisa dilaksanakan.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
bram-adhitya-santoso
Author