Tambang Ilegal di China Runtuh Tewaskan Lima Pekerja

Share

Sebuah lokasi penggalian ilegal di Kabupaten Huize, Provinsi Yunnan, China runtuh pada Minggu (31/5/2026) sekitar pukul 4:30 pagi waktu setempat dan mengakibatkan lima orang pekerja tewas setelah sempat terjebak di dalam reruntuhan.

Insiden maut di wilayah barat daya China tersebut awalnya menjebak enam orang pekerja sebelum akhirnya tim penyelamat berhasil mengevakuasi para korban dari lokasi kejadian, dilansir dari Bloombergtechnoz berdasarkan laporan Kantor Berita Xinhua.

Seluruh korban sempat dilarikan ke rumah sakit oleh tim penyelamat, namun lima orang di antaranya kemudian meninggal dunia akibat luka-luka yang diderita, sementara satu korban selamat saat ini berada dalam kondisi stabil.

Pemerintah setempat kini sedang melakukan investigasi mendalam untuk menilai pertanggungjawaban dari pihak-pihak terkait atas operasional penggalian ilegal yang berujung maut tersebut.

Tragedi di Yunnan ini terjadi di tengah peningkatan pengawasan setelah ledakan gas tambang batu bara di Shanxi pada 22 Mei lalu yang menewaskan 82 orang dan melukai 120 orang sebagai bencana pertambangan terburuk dalam sedekade.

Peristiwa ini juga berselang sehari setelah pertemuan keselamatan nasional yang dipimpin oleh Perdana Menteri Li Qiang untuk memperketat pengawasan industri berisiko tinggi.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
sheila-amara-zahra
Author