Chandra Asri Pacific Bagi Dividen 30 Juta Dolar Meski Saham Anjlok

Share

PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) mengalokasikan sisa dividen final tahun buku 2025 senilai 30 juta dolar AS atau setara Rp529,98 miliar berdasarkan hasil RUPS Tahunan pada 13 Mei 2026. Langkah korporasi milik Prajogo Pangestu ini berjalan di tengah koreksi tajam harga saham perseroan yang ambruk hingga 62 persen secara tahun berjalan di pasar sekunder.

Dilansir dari emitennews.com, penurunan kapitalisasi pasar secara masif tersebut memicu pemangkasan posisi TPIA oleh lembaga indeks global MSCI. Padahal, emiten petrokimia ini melaporkan laba bersih mentereng sebesar 1,09 miliar dolar AS dan pendapatan usaha 7,02 miliar dolar AS sepanjang tahun buku 2025.

Analisis laporan keuangan menunjukkan laba bersih tersebut ditopang pos non-operasional berupa keuntungan pembelian diskon pasca-akuisisi kilang Shell di Singapura. Memasuki kuartal pertama 2026, perseroan mencatat lonjakan pendapatan riil menjadi 2,40 miliar dolar AS berkat konsolidasi jaringan SPBU ExxonMobil di Singapura.

Berdasarkan data bareksa.com pada Selasa, 19 Mei 2026, TPIA memiliki saldo laba ditahan yang belum dibatasi penggunaannya sebesar 1,71 miliar dolar AS dengan total ekuitas 4,66 miliar dolar AS. Perseroan menyisihkan 1,03 miliar dolar AS sebagai laba ditahan untuk memperkuat permodalan dan 3 juta dolar AS untuk dana cadangan.

Nilai dividen yang dibagikan setara dengan Rp6,07341 per lembar saham mengacu pada kurs tengah Bank Indonesia sebesar Rp17.666 per dolar AS. Pada penutupan perdagangan 19 Mei 2026, harga saham TPIA berada di level Rp3.120 per lembar yang mencerminkan estimasi yield dividen 0,19 persen dan payout ratio 2,75 persen.

"Rencana pembagian Dividen Tunai untuk periode tahun buku 2025 tersebut sesuai dengan hasil RUPS Tahunan tanggal 13 Mei 2026," tulis Erri Dewi Riani, General Manager of Legal & Corporate Secretary PT Chandra Asri Pacific Tbk melalui laporan kepastian hukum kepada otoritas bursa.

Pihak manajemen juga mengumumkan seluruh rangkaian jadwal pendaftaran investor reguler hingga tanggal pendistribusian dana ke rekening pemegang saham yang berhak.

"Selanjutnya, Pembayaran Dividen akan dilaksanakan pada tanggal 17 Juni 2026," sebut Erri Dewi Riani, General Manager of Legal & Corporate Secretary PT Chandra Asri Pacific Tbk dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia.

Langkah diversifikasi bisnis ke sektor energi dan infrastruktur terus dipacu untuk menopang kinerja masa depan emiten di tengah volatilitas industri petrokimia.

"Perseroan terus berupaya memperkuat ketahanan bisnis melalui pengembangan portofolio usaha yang lebih terintegrasi dan terdiversifikasi di sektor energi, kimia, dan infrastruktur di tengah dinamika industri," ujar manajemen, Jajaran Manajemen PT Chandra Asri Pacific Tbk.

Ekspansi strategis perseroan mencakup akuisisi jaringan SPBU Esso serta Aster Chemicals and Energy Pte Ltd di Singapura. Selain itu, perusahaan melanjutkan proyek pabrik CA-EDC di Cilegon serta mempersiapkan penawaran umum perdana saham (IPO) untuk anak usahanya, PT Chandra Daya Investasi Tbk.

Jadwal Pembagian Dividen TPIA
Agenda Kegiatan Tanggal Pelaksanaan
Cum Dividen Pasar Reguler dan Negosiasi 25 Mei 2026
Ex Dividen Pasar Reguler dan Negosiasi 26 Mei 2026
Recording Date (DPS) pukul 16.00 WIB 29 Mei 2026
Cum Dividen Pasar Tunai 29 Mei 2026
Ex Dividen Pasar Tunai 2 Juni 2026
Pembayaran Dividen Tunai 17 Juni 2026
Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
hendra-kurniawan-saputra
Author