Stellar Melonjak Saat Bitcoin Tertekan Akibat Arus Keluar ETF
Pasar aset kripto mengalami volatilitas tinggi setelah jaringan Stellar XLM melonjak hingga 50 persen menyusul rencana kolaborasi bersama Depository Trust & Clearing Corporation (DTCC), sementara Bitcoin justru tertekan akibat derasnya arus keluar dana ETF spot di Amerika Serikat pada Jumat, 29 Mei 2026.
Lonjakan signifikan Stellar terjadi setelah DTCC mengumumkan rencana integrasi layanan tokenisasi aset mereka ke dalam jaringan blockchain tersebut. Lembaga kliring keuangan tradisional Amerika Serikat yang mengelola transaksi sekuritas bernilai triliunan dolar ini dinilai memberikan validasi kuat terhadap adopsi institusional.
Sebaliknya, data dari Pluang menunjukkan ETF Bitcoin mencatatkan arus keluar modal selama sepuluh hari berturut-turut dengan total kehilangan mencapai 125,3 juta dolar AS yang dipimpin oleh produk IBIT dari Blackrock. Tren negatif ini juga merembet ke ETF Ether yang memperpanjang penarikan dana bersih sebesar 17,9 juta dolar AS selama 14 hari berturut-turut.
Selain faktor penarikan dana massal dari instrumen ETF, laporan dari Indodax menyebutkan bahwa ketegangan geopolitik yang melibatkan Amerika Serikat dan Iran turut memperburuk sentimen investor terhadap aset digital berisiko tinggi. Di tengah tekanan pasar ini, manajer investasi VanEck justru mengambil langkah berani dengan meluncurkan produk ETF spot BNB pertama di bursa Amerika Serikat.
Kondisi pasar global yang fluktuatif ini juga tercermin pada CoinDesk 20 yang melemah 0,8 persen ke level 1975,1 setelah perdagangan Kamis sore waktu setempat. Penurunan indeks ini dipimpin oleh koreksi harga aset Bittensor TAO sebesar 4 persen dan Internet Computer ICP yang merosot 3,8 persen.
Sentimen politik ikut mewarnai pergerakan pasar setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menegaskan komitmennya untuk membangun regulasi yang ramah terhadap inovasi blockchain di negaranya. Sementara dari sektor ritel, komunitas aset digital kembali meramaikan percakapan media sosial seputar memecoin Harambe yang memicu aktivitas perdagangan jangka pendek.