Stasiun Televisi Dunia Bersiap Siarkan Pertandingan Piala Dunia 2026
Stasiun televisi dan platform streaming global menyepakati kontrak penyiaran Piala Dunia 2026 seiring peningkatan nilai komersial hak siar yang dipecah oleh FIFA berdasarkan wilayah. Perebutan hak siar ini dipicu oleh skala turnamen yang membesar dan potensi lonjakan penonton digital via ponsel.
Di Indonesia, pengumuman resmi mengenai kepemilikan seluruh paket hak siar turnamen sepak bola akbar tersebut telah dikantongi oleh TVRI. Tingginya antusiasme masyarakat menjadikan hak siar ini sebagai salah satu paket media olahraga termahal dalam sejarah televisi nasional, di mana TVRI menjamin seluruh tayangan dapat disaksikan secara gratis.
Sementara itu, hak siar di wilayah Amerika Serikat tetap dipegang oleh FOX Sports melalui perpanjangan kontrak tanpa tender terbuka sebagai kompensasi perubahan jadwal turnamen edisi 2022. FOX Sports akan menayangkan seluruh laga utama serta program analisis, sedangkan BBC dan ITV kembali berkolaborasi membagi hak penayangan di Inggris.
Lonjakan nilai komersial juga terjadi di kawasan Asia seperti Jepang, Korea Selatan, dan India, dengan platform Over-The-Top atau OTT yang kini mengambil porsi distribusi lebih besar. Distribusi multi-platform sengaja didorong oleh FIFA demi menjangkau generasi muda yang lebih banyak mengonsumsi tayangan lewat gawai digital.
Persaingan penyiaran ini melingkupi rangkaian pertandingan yang melibatkan sejumlah timnas, termasuk laga pembuka Grup Qatar melawan Swiss di Stadion San Francisco Bay Area pada Sabtu, 13 Juni 2026. Berdasarkan laporan goal.com, hak siar laga tersebut dipegang oleh beIN SPORTS untuk wilayah Timur Tengah dan Afrika Utara, serta SRG SSR untuk wilayah Swiss.
Pertandingan lainnya juga mempertemukan Timnas Inggris yang dijadwalkan bersua Kroasia di Grup L pada 18 Juni 2026 di Stadion AT&T, Arlington. Pelatih Inggris Thomas Tuchel perlu mewaspadai ancaman Kroasia yang beberapa kali menyulitkan langkah The Three Lions pada turnamen terdahulu.
Berdasarkan catatan dari laman resmi FIFA, Kroasia yang dilatih Zlatko Dalic pernah menumbangkan Inggris 2-1 pada semifinal Piala Dunia 2018 melalui gol penentu Mario Mandzukic. Pertemuan di babak grup mendatang akan kembali mempertemukan alumni laga tersebut seperti Harry Kane di kubu Inggris serta Luka Modric dan Ivan Perisic di tim Kroasia.
Di sisi lain, Pantai Gading memastikan diri kembali tampil di Piala Dunia setelah absen sejak 2014 usai menjuarai Grup F kualifikasi zona Afrika. Dilansir dari Media Kampung, tim asuhan Emerse Fae mengantongi modal permainan bertahan yang solid dengan catatan tanpa kebobolan dalam sepuluh laga kualifikasi.
Seko Fofana menjadi pencetak gol terbanyak Pantai Gading selama kualifikasi dengan torehan tiga gol. Pada babak penyisihan grup nanti, Pantai Gading dijadwalkan menghadapi Ekuador pada 15 Juni di Philadelphia Stadium, Jerman pada 21 Juni di Toronto Stadium, dan Curacao pada 26 Juni.