Liverpool Pecat Pelatih Kepala Arne Slot Pascagagal Pertahankan Gelar

Share

Manajemen Liverpool resmi memberhentikan pelatih kepala Arne Slot dengan efek segera pada Sabtu, 30 Mei 2026, setelah melakukan evaluasi akhir musim terhadap kegagalan klub dalam mempertahankan gelar juara Liga Utama Inggris.

Keputusan pendepakan pria asal Belanda tersebut diambil setelah The Reds menyudahi kompetisi di peringkat kelima klasemen, padahal pada musim sebelumnya ia sukses mempersembahkan trofi liga ke-20 bagi publik Anfield saat menggantikan Jürgen Klopp.

Pihak klub kini sedang membidik sejumlah nama untuk mengisi kekosongan manajer di Anfield, dengan mantan arsitek Bournemouth, Andoni Iraola, muncul sebagai salah satu kandidat kuat.

Pengumuman pemutusan hubungan kerja ini dirilis oleh manajemen melalui akun media sosial resmi klub pada hari Sabtu pukul 12.30 waktu setempat.

"He leaves with a Premier League title to his name and our deepest gratitude and appreciation." tulis Liverpool melalui akun media sosial resmi klub.

Melalui rilis resmi di situs web klub, pihak kepemilikan Liverpool menjabarkan alasan serta dinamika di balik keputusan berat yang harus mereka ambil tersebut.

"That this was a difficult decision for us to make as a club goes without saying. The contribution Arne has made to Liverpool FC in the time that he has been with us has been significant, meaningful and – most importantly of all to supporters and ourselves – successful." tulis pihak kepemilikan klub dalam pernyataan resmi di situs web Liverpool.

Manajemen kemudian menambahkan catatan mengenai profesionalisme dan etos kerja yang ditunjukkan oleh mantan pelatih Feyenoord tersebut selama dua tahun masa baktinya.

"As such, our appreciation for everything he has achieved could not be greater, particularly as it was underpinned by a work ethic, a diligence and a level of expertise which further underlined our view that he is a leader in his field." lanjut pihak kepemilikan klub.

Pihak kepemilikan juga mengenang momen awal kedatangan sang pelatih yang dinilai berani mengambil tanggung jawab besar di masa transisi klub.

"From the moment that we first encountered Arne, it was immediately clear that he is an individual who does not merely accept responsibility, he embraces it. This was evident when he agreed to take over as head coach, when he guided us to the Premier League title and throughout the season just ended when he faced considerable challenges and burdens." tambah pihak kepemilikan klub.

Meski mengagumi kepemimpinan Slot, jajaran direksi sepakat bahwa perubahan di kursi manajerial mutlak diperlukan demi kelangsungan masa depan tim.

"At the same time, we have collectively come to the conclusion that change is necessary in order for the club to keep moving forward. Again, it must be stressed that this is not a decision which has been reached lightly, anything but." tegas pihak kepemilikan klub.

Selain faktor teknis di lapangan, manajemen Liverpool juga memberikan penghormatan khusus atas empati yang ditunjukkan sang pelatih saat skuad sedang berduka atas kepergian Diogo Jota.

"He also helped guide the club through one of the most difficult periods imaginable following the loss of Diogo. The compassion and humanity he showed throughout that time said a great deal about him as a person." sebut pihak kepemilikan klub.

Kendati demikian, penurunan performa tim yang signifikan sepanjang musim ini memicu keyakinan jajaran direksi untuk segera mengganti nakhoda utama.

"Template pergeseran taktik dari formula peninggalan Klopp ke strategi baru Slot dilaporkan memicu ketidakpuasan, yang puncaknya terlihat saat ejekan suporter menggema di Anfield usai hasil imbang 1-1 melawan Chelsea." tulis laporan The Guardian.

"Nevertheless, the conclusion we have come to is built on a belief that the team’s trajectory is best addressed through a change of direction. That does not diminish the work Arne has done here, or the respect we have for him. Nor is it a reflection of his talents. Rather, it is indicative of the need for a different approach." urai pihak kepemilikan klub terkait alasan pemecatan.

Pihak klub menutup pernyataan dengan memastikan bahwa pintu Anfield akan selalu terbuka bagi pria berusia 47 tahun tersebut beserta keluarganya.

"Arne leaves with our gratitude, with a Premier League title to his name, and with the knowledge that he and his family will always be welcomed back at Anfield." pungkas pihak kepemilikan klub.

Situasi internal tim juga sempat memanas sebelum pekan terakhir, setelah beberapa pemain kedapatan mendukung komentar Mohamed Salah di media sosial mengenai perubahan taktik di bawah kendali Slot.

Pertandingan pamungkas musim yang berakhir imbang 1-1 melawan Brentford dilalui tanpa adanya pidato perpisahan di lapangan dari sang manajer, meski klub sempat memberikan upacara seremonial penghormatan untuk Mohamed Salah dan Andy Robertson.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
farhan-dwi-ramadhan
Author