Aston Villa Raih Juara Liga Europa Usai Tumbangkan Freiburg
Klub Liga Inggris Aston Villa berhasil mengamankan gelar juara Liga Europa 2025/26 setelah mengandaskan perlawanan wakil Jerman, Freiburg, dengan skor 3-0 dalam laga final di Tupras Stadium, Istanbul, Turki, pada Kamis dini hari WIB.
Tiga gol kemenangan skuad asuhan Unai Emery tersebut masing-masing dicetak oleh Youri Tielemans pada menit ke-40, Emiliano Buendia menit ke-45+3, dan Morgan Rogers pada pertengahan babak kedua, seperti dilansir laman resmi UEFA.
Hasil ini sekaligus mencatatkan sejarah baru bagi sang manajer, Unai Emery, yang menjadi pelatih pertama yang memenangkan kompetisi UEFA Cup/Liga Europa sebanyak lima kali bersama tiga klub berbeda sejak musim 2013/2014.
Selain sang pelatih, penjaga gawang Emiliano Martinez juga memperpanjang rekor individunya yang belum pernah menelan kekalahan sekalipun dalam seluruh partai final yang dijalani sepanjang karier profesional, baik di level klub maupun tim nasional.
Gelandang asal Belgia, Youri Tielemans, merefleksikan perjalanan timnya yang sempat tampil inkonsisten di awal kompetisi namun mampu bangkit hingga akhir musim.
"Musim ini penuh naik turun. Kami memulai musim dengan sangat buruk dan standar kami jauh dari harapan," ujar Youri Tielemans, Gelandang Aston Villa.
Pemain tengah tersebut menambahkan bahwa kerja keras seluruh komponen tim menjadi kunci keberhasilan mereka mengamankan tiket kompetisi tertinggi Eropa untuk musim depan.
"Cara kami bangkit menunjukkan kualitas pemain dan staf pelatih. Kami terus bekerja keras, terus percaya, dan akhirnya mendapatkan hasilnya. Kami lolos ke Liga Champions musim depan dan memenangkan trofi," lanjut Youri Tielemans, Gelandang Aston Villa.
Di sisi lain, media asing, nytimes.com mencatat rekam jejak taktik Emery pada laga final sebelumnya bersama Sevilla, termasuk saat menghadapi Benfica pada 14 Mei 2014 di Turin yang berakhir dengan adu penalti.
"You could tell our players were suffering from fatigue and physical discomfort, but this team has learned how to suffer," ujar Unai Emery, Pelatih Aston Villa.
Emery kala itu menilai ketahanan mental anak asuhnya menjadi kunci utama karena skuadnya telah terlatih untuk menghadapi tekanan berat.
"We have learned how to stay strong, and so we were ready for that," lanjut Unai Emery, Pelatih Aston Villa.
Pertandingan final melawan Freiburg dipimpin oleh susunan pemain utama dari tim Jerman yang mengandalkan penyerang Igor Matanovic serta kapten Vincenzo Grifo, namun mereka tetap gagal menembus lini pertahanan rapat Aston Villa.