Kreasi Pani Puri Daging Babi di Thailand Menuai Kritik Masyarakat India
Kreasi pani puri dengan isian daging babi di Thailand memicu kritik dari masyarakat India karena dianggap merusak nilai budaya kuliner tradisional mereka.
Pani puri merupakan jajanan kaki lima populer di India dengan isian khas kentang, kacang-kacangan, dan rempah yang disiram air berbumbu pedas dan segar. Namun, di Thailand, versi baru pani puri menggunakan daging babi dan saus creamy yang berbeda dari tradisi asli.
Video viral menunjukkan pedagang di pusat kuliner kaki lima Thailand menyajikan pani puri berisi daging babi kepada pengunjung. Makanan ini dinikmati pengunjung di sana, tetapi menimbulkan reaksi keras di media sosial dari netizen India.
Para netizen merasa terkejut dan kecewa. Mereka menilai pani puri bukan sekadar makanan ringan, melainkan bagian dari identitas budaya yang erat kaitannya dengan kenangan masa kecil dan tradisi kuliner India.
"Aslinya itu pani puri isinya pakai bahan nabati, bukan pakai daging," tulis seorang netizen.
Netizen lain menambahkan, "Ide dari mana sih mereka bikin pani puri dari daging babi." Reaksi ini mencerminkan keberatan terhadap modifikasi yang dianggap terlalu jauh dari tradisi.
Meskipun pani puri memang sudah mengalami berbagai inovasi di beberapa tempat dengan beragam isian dan saus untuk menyesuaikan selera lokal, versi Thailand yang menggunakan daging babi menjadi sorotan karena menyentuh aspek budaya dan emosional kuat bagi masyarakat India, menurut laporan Detik Food.