BMKG Catat 4.256 Gempa Susulan di NTT dan Puluhan Ribu Rumah Rusak

Share

Rangkaian gempa bumi susulan masih terus mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga Jumat (21/8/2026) pagi, dengan total aktivitas mencapai 4.256 kali kejadian berdasarkan catatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) seperti dilansir dari Detikcom.

"Total gempa bumi susulan: 4.256," tulis BMKG dalam siaran persnya, Jumat (21/8/2026).

Pembaruan data BMKG hingga pukul 05.00 WIB mencatat magnitudo gempa susulan terbesar mencapai M 6,2 dan terkecil M 1,1.

"Magnitudo di atas 5 sebanyak 31 kali dan gempa susulan yang dirasakan masyarakat sebanyak 118 kali," tulis BMKG.

Dampak getaran tersebut memicu peningkatan jumlah kerusakan infrastruktur di pemukiman warga secara signifikan.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan pembaruan data fisik kerusakan bangunan yang kini menyentuh angka puluhan ribu unit.

"Data rumah yang rusak kami perbarui menjadi 36.163 unit. Terdapat penambahan sebanyak 7.187 unit dalam catatan kami seiring dengan proses pendataan yang semakin akurat di lapangan," kata Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan di BNPB, Berton Suar Pelita Panjaitan, dalam konferensi pers yang disiarkan di YouTube BNPB, Kamis (20/8/2026).

Penanganan darurat terus berlanjut melalui pendorongan pasokan logistik ke area pendistribusian bagi para pengungsi dan korban terdampak.

"Kami menyampaikan bahwa per tanggal 19 Agustus 2026, logistik yang dikirimkan sebesar 167 ton. Kemudian hari ini kami juga sudah berhasil mengirimkan 42 ton bantuan donasi dan 60 ton dari Dana Siap Pakai (DSP), sehingga total yang berhasil dikirimkan hari ini mencapai 102 ton," imbuhnya.

Follow publika.id on Google News Follow
Topik Terkait: bencana alam BMKG bnpb Gempa NTT
Editors Team
kartika-dewi-anggraini
Author