Kemenag Ende Perkuat Sinergi Lintas Sektor Jelang Hari Lahir Pancasila

Share

Kementerian Agama Kabupaten Ende memperkuat kolaborasi lintas sektor bersama pemerintah daerah, TNI, Polri, dan elemen masyarakat menjelang peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur. Penguatan sinergi ini diarahkan untuk menjaga nilai persatuan dan merawat toleransi di tengah keberagaman masyarakat.

Langkah tersebut menjadi bagian dari implementasi visi "Kemenag Berdampak" yang menempatkan pelayanan keagamaan sebagai ruang memperkuat persaudaraan. Koordinator Kepegawaian Kemenag Ende, Yulianus Mbake Pora, hadir mewakili Kepala Kantor Kemenag Ende Nikolaus Nama Payon dalam pertemuan persiapan tersebut.

Keterlibatan aktif ini bertujuan agar semangat Pancasila tidak sekadar menjadi seremonial belaka. Yulianus Mbake Pora menjelaskan bahwa nilai-nilai dasar negara harus diwujudkan secara nyata melalui pelayanan publik dan kehidupan sosial sehari-hari masyarakat.

"Pancasila bukan sekadar dasar negara, tetapi rumah bersama yang harus terus dirawat melalui semangat persatuan dan pelayanan yang tulus," ujar Yulianus Mbake Pora, Koordinator Kepegawaian Kemenag Ende.

Kabupaten Ende memiliki rekam jejak historis yang mendalam terhadap proses perumusan Pancasila. Oleh karena itu, Kemenag Ende mendorong terciptanya pelayanan keagamaan yang lebih humanis, inklusif, dan kolaboratif demi menjaga fondasi kedamaian di wilayah yang majemuk tersebut.

Dilansir dari rri.co.id, agenda peringatan tahun ini mengusung tema "Pancasila Pemersatu Bangsa Fondasi Perdamaian Dunia" yang dirilis oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Melalui momentum ini, seluruh instansi di Kabupaten Ende berkomitmen menjadikan peringatan kebangsaan sebagai penguat modal sosial gotong royong antarumat beragama.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
yoga-prasetyo-nugroho
Author