Disdukcapil Bengkalis Sasar 114 Pelajar SMAN 1 Bantan untuk Perekaman KTP-el
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bengkalis melakukan perekaman data Kartu Tanda Penduduk elektronik bagi 114 pelajar di SMAN 1 Bantan pada Selasa, 12 Mei 2026. Langkah proaktif melalui program Jebol Master Go To School ini bertujuan mempercepat kepemilikan dokumen identitas bagi remaja usia wajib KTP.
Pengumpulan data biometrik oleh petugas di lapangan meliputi pemindaian iris mata, perekaman sidik jari, hingga pengambilan pasfoto untuk penerbitan KTP-el. Dokumen identitas resmi tersebut bakal langsung dicetak serta diserahkan kepada para siswa saat mereka tepat menginjak usia 17 tahun.
Integrasi data kependudukan nasional disasar bagi seluruh siswa yang telah berusia 16 tahun ke atas. Melalui skema jemput bola ini, para pelajar tidak perlu lagi mengantre di kantor Disdukcapil atau unit pelaksana teknis setempat.
Momentum ini juga dimanfaatkan instansi terkait untuk mengedukasi siswa mengenai fungsi strategis KTP-el dalam mengakses berbagai layanan publik. Layanan administratif yang dimaksud meliputi sektor perbankan, kesehatan, hingga pemenuhan syarat pendidikan lanjutan.
Plt. Kepala Disdukcapil Kabupaten Bengkalis, Syahruddin, menyatakan bahwa kehadiran langsung petugas di sekolah merupakan komitmen pelayanan publik yang cepat dan dekat. Upaya ini dilakukan demi mengantisipasi munculnya hambatan administratif bagi anak usia sekolah.
"Melalui program jemput bola ini Disdukcapil ingin memastikan para pelajar mendapatkan kemudahan pelayanan administrasi kependudukan sejak dini sehingga saat memasuki usia wajib memiliki KTP-el, dokumen tersebut dapat segera diterbitkan," ucap Syahruddin.
Sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi aktif selama sosialisasi administrasi kependudukan, petugas memberikan hadiah berupa buku tulis kepada sejumlah siswa. Penghargaan ini diberikan khusus kepada mereka yang mampu menjawab pertanyaan interaktif dari petugas di lokasi.