John Herdman Seleksi Pemain Timnas Indonesia untuk Piala Asia 2027

Share

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman resmi memulai pemusatan latihan pada Selasa (26/5/2026) demi mempersiapkan skuad domestik untuk Piala AFF 2026 sekaligus merancang kerangka tim jangka panjang menuju Piala Asia 2027.

Dilansir dari sport.detik.com, agenda pemusatan latihan ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari hingga Sabtu (30/6) dengan memanggil 23 pemain yang mayoritas berbasis di liga lokal. Nama-nama seperti Thom Haye, Marc Klok, hingga wajah baru seperti Eksel Runtukahu telah bergabung dalam latihan perdana tersebut.

Herdman menegaskan bahwa perbedaan komposisi skuad sepanjang tahun ini sengaja diterapkan untuk menyesuaikan regulasi pelepasan pemain oleh klub luar negeri. Berdasarkan laporan bola.com, pemain diaspora di Eropa baru akan dioptimalkan pada agenda resmi FIFA Matchday Juni mendatang.

"Kami punya beberapa kesempatan untuk melihat dan uji coba. Untuk FIFA Matchday Juni, pemain di Eropa akan bergabung, sementara untuk Piala AFF pemain dari liga domestik," kata John Herdman, Pelatih Timnas Indonesia.

Kebijakan tersebut diambil karena turnamen regional Asia Tenggara tidak termasuk dalam kalender resmi FIFA sehingga klub berhak menahan pemain. Evaluasi menyeluruh dari berbagai kompetisi ini ditargetkan rampung pada akhir tahun untuk mengunci skuad final.

"Setelah itu di bulan November adalah persiapan terakhir kami untuk Piala Asia. Di situ kami akan menentukan siapa-siapa yang terbaik. Baik diaspora maupun dari liga lokal sama-sama memiliki kesempatan," lanjut John Herdman.

Mantan arsitek tim nasional Kanada tersebut menambahkan bahwa pembatasan izin dari klub-klub Eropa merupakan realitas yang harus dihadapi. Aturan tersebut membuat tim kepelatihan harus memaksimalkan potensi pemain yang tersedia.

“Kesempatan bagi pemain Eropa untuk datang memang ada, tetapi klub tidak akan mengizinkannya. Aturan FIFA tetap aturan FIFA,” ujar John Herdman.

Kendati demikian, situasi ini dipandang sebagai momentum berharga bagi para pesepak bola dalam negeri untuk menembus skuad utama. Penampilan impresif di turnamen regional menjadi indikator penting demi target prestasi yang lebih tinggi di level kontinental.

“Jadi kami akan menggunakan pemain domestik di AFF, dan itu penting bagi saya karena target kami adalah Piala Dunia dan Piala Asia 2027,” jelas John Herdman.

Proses pemantauan performa telah berjalan sejak awal tahun melalui turnamen persahabatan resmi. Penilaian objektif akan terus diberikan kepada seluruh elemen pemain tanpa membedakan latar belakang kompetisi mereka.

“Pada FIFA Matchday Juni saya akan melihat pemain Eropa. Di FIFA Series Maret lalu saya sudah melihat pemain domestik dan Eropa. Semua pemain punya kesempatan untuk dipilih,” sambung John Herdman.

Guna menghadapi persaingan ketat di Piala Asia nanti, tim kepelatihan menetapkan batas waktu untuk menentukan komposisi baku. Indonesia dipastikan menghadapi tantangan berat karena berada satu grup dengan Jepang, Qatar, dan Thailand.

“Pada November nanti saya harus sudah mengetahui 26 pemain terbaik untuk persiapan AFC. Jadi beberapa jendela internasional ini sangat penting untuk menentukan siapa pemain domestik dan Eropa terbaik,” tegas John Herdman.

Sementara itu, kompas.tv memberitakan bahwa fokus utama tim saat ini diarahkan sepenuhnya pada laga pembuka fase grup Piala AFF melawan Kamboja. Herdman memilih untuk mengabaikan tekanan publik yang menuntut target juara sejak awal turnamen.

“Satu pertandingan demi satu pertandingan (targetnya). Kalau terlalu fokus pada hasil akhir, anda kehilangan proses,” ucap John Herdman.

Filosofi kepelatihan tersebut berkaca pada pengalamannya saat berhasil meloloskan tim nasional sebelumnya ke putaran final kejuaraan dunia. Konsistensi di setiap tahapan dinilai lebih krusial daripada sekadar memikirkan pencapaian akhir.

“Saat saya membawa Kanada lolos Piala Dunia (2022), kami menjalani 17 pertandingan kualifikasi. Tidak pernah sekali pun kami melihat puncak gunung,” sambung John Herdman.

Melalui pendekatan mentalitas yang tepat, hasil positif di lapangan diyakini akan datang dengan sendirinya. Oleh karena itu, persiapan taktis kini difokuskan penuh untuk mengamankan poin penuh pada pertandingan terdekat.

“Lawan pertama siapa? Kamboja. Itu saja fokus kami. Lawan Kamboja, kami bertarung dan menang,” ucap John Herdman.

Manajemen timnas menegaskan tidak ingin membebani para pemain dengan ekspektasi tinggi yang berlebihan di turnamen Asia Tenggara ini. Setiap laga akan dihadapi dengan tingkat keseriusan yang sama tanpa meremehkan kekuatan lawan.

“Laga berikutnya. Saya tidak mau bicara soal ‘kami harus juara’,” sambung John Herdman.

Setelah menyelesaikan pemusatan latihan singkat ini, Timnas Indonesia dijadwalkan melakoni dua pertandingan FIFA Matchday di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Skuad Garuda akan menantang Oman pada 5 Juni 2026 dan Mozambik pada 9 Juni 2026.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
danto-wijaya-kusuma
Author