Gempa M 7 NTT Picu 235 Susulan dan Timbulkan 38 Korban Jiwa
Sebanyak 38 orang meninggal dunia akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur, Sabtu (15/8/2026). Dilansir dari Detikcom, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga mencatat adanya 235 aktivitas gempa susulan di wilayah tersebut.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan selain korban meninggal, dampak gempa bumi juga menyebabkan belasan warga mengalami luka-luka serta ribuan penduduk harus mengungsi dari kediaman mereka.
"Jadi korban terdampak yang pertama adalah korban jiwa sampai dengan pukul 15.00 sore ini, terdata ada 38 jiwa yang meninggal dunia," kata Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto dalam konferensi pers di kanal YouTube BNPB.
Letjen TNI Suharyanto menambahkan bahwa pendataan terhadap para korban selamat yang mengalami luka-luka serta warga yang mengungsi masih terus berjalan di kawasan terdampak.
"Kemudian dua jiwa luka berat, 11 luka ringan, kemudian kurang lebih ada 2.000 jiwa yang melaksanakan mengungsi secara mandiri," sambung Suharyanto.
Di sisi lain, BMKG terus memantau pergerakan gempa susulan yang terkonsentrasi di wilayah utara Pulau Flores dengan magnitudo bervariasi antara 2,5 hingga 6,8.
"Kejadian gempa bumi susulan. Terhitung jam 14.00 WIB, terdapat 235 aktivitas gempa bumi susulan dengan magnitudo 2,5 hingga 6,8 magnitudo. Utamanya berada di bagian utara dari Pulau Flores," kata Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani.
Faisal menjelaskan bahwa intensitas gempa bumi susulan umumnya memerlukan waktu beberapa pekan hingga frekuensinya benar-benar menurun.
"Di sebelah kanan kita melihat ada grafik gempa bumi susulan. Ini dari jam ke jam kita perhatikan, kita amati, hingga saat ini belum mengalami peluruhan," ungkap Faisal.
Pihak BMKG memperkirakan proses peluruhan aktivitas seismik tersebut akan berlangsung dalam kurun waktu dua hingga tiga minggu ke depan.
"Umumnya peluruhan akan terjadi 2 sampai 3 minggu, seperti gempa di Maluku Utara yang baru-baru ini terjadi. Jadi dibutuhkan waktu hingga gempa-gempa susulan ini akan meluruh setelah 2 atau 3 minggu," sambung Faisal.