Ferrari Luncurkan Luce Mobil Listrik Pertama Bertenaga 1035 HP

Share

Ferrari resmi meluncurkan kendaraan listrik (EV) pertamanya yang diberi nama Luce. Tampilan eksterior kendaraan super ini membawa arah baru yang berbeda dari pakem desain pabrikan Maranello sebelumnya.

Seperti dilansir dari Detik Oto, rancangan visual Ferrari Luce digarap oleh LoveFrom. Studio desain ini dipimpin oleh Jony Ive dan Marc Newson, dua sosok visioner di balik kreasi ikonis iPhone serta Apple Watch.

Kolaborasi tersebut melahirkan struktur glass house yang sangat bersih pada Ferrari Luce. Mobil ini juga dilengkapi sayap aerodinamis melayang di sisi depan dan belakang, serta pintu baris kedua bergaya suicide doors mirip Rolls-Royce.

Sektor kaki-kaki tampil kokoh dengan menyematkan velg berukuran 23 inci pada bagian depan dan 24 inci di area belakang. Ukuran ini tercatat sebagai velg terbesar yang pernah diadopsi oleh mobil jalan raya produksi Ferrari.

Inovasi lain juga terlihat pada kapasitas kabin yang mampu memuat komponen penumpang lebih banyak. Luce mencetak sejarah baru sebagai mobil Ferrari pertama yang dapat menampung 5 orang sekaligus.

Pabrikan berlogo kuda jingkrak ini tidak menggunakan motor listrik massal yang ada di pasaran. Mereka membenamkan 4 motor listrik radial flux mandiri pada setiap roda yang dirancang langsung di Maranello.

Sistem penggerak canggih tersebut mengadopsi teknologi yang diturunkan dari hypercar Ferrari F80 dan jet darat Formula 1. Pihak manajemen menyatakan seluruh komponen diproduksi secara in-house guna mempermudah perbaikan di masa depan sekaligus menjaga nilai investasi kendaraan.

Performa Mesin Elektrik Ekstrem

Motor elektrik bagian depan mampu memproduksi daya sebesar 282 HP (210 kW). Sementara itu, sektor penggerak belakang menyemburkan tenaga hingga 831 HP (620 kW).

Saat pengemudi mengaktifkan Boost Mode, kombinasi sistem penggerak ini melontarkan tenaga total mencapai 1.035 hp. Bobot kendaraan yang menyentuh 2.260 kg akibat baterai besar tidak menjadi hambatan untuk berakselerasi.

Catatan performa di atas kertas menunjukkan kemampuan yang luar biasa. Mengandalkan sistem empat motor listrik, Ferrari Luce sanggup melesat dari posisi diam hingga kecepatan 100 km/jam hanya dalam kurun waktu 2,5 detik.

Produsen supercar ini menolak anggapan bahwa bobot hampir 2,5 ton akan membuat pengendalian mobil menjadi limbung. Mereka mengantisipasinya dengan menyematkan teknologi suspensi aktif generasi ketiga dari basis Ferrari F80 serta sistem independent 4-wheel steering.

Kelincahan manuver didukung pula oleh fitur Torque Vectoring yang mendistribusikan tenaga ke tiap roda secara independen dalam hitungan milidireksi. Mekanisme ini diklaim membuat respons berkendara setara dengan mobil sport yang berbobot 400 kg lebih ringan.

Dikutip dari BBC, Chief Executive Ferrari, Benedetto Vigna, mengatakan bahwa Luce–yang berarti "cahaya" dalam bahasa Italia–membutuhkan waktu setengah dekade (5 tahun) untuk dikembangkan.

Ferrari juga menghindari manipulasi tiruan suara mesin artifisial melalui komponen pengeras suara di dalam kabin. Mereka memilih jalur mekanis yang lebih natural untuk menghasilkan sensasi pendengaran yang sporty.

Sistem audio internal Luce memanfaatkan alat pengukur getaran atau accelerometer presisi tinggi yang ditempatkan pada poros roda belakang. Perangkat ini mendeteksi getaran murni dari komponen mekanis yang berputar, lalu menyaring dan memperkuat suaranya lewat sistem khusus yang menyerupai prinsip kerja gitar listrik.

Proses pemesanan unit untuk area pasar Eropa akan mulai dibuka pada akhir tahun ini. Ferrari menetapkan harga jual mulai dari €520.000 atau berkisar pada angka Rp 12 miliaran.

Konsumen yang berada di pasar Amerika Serikat dan wilayah global lainnya dijadwalkan baru akan mendapatkan pengiriman unit kendaraan pada kuartal kedua tahun 2027.

Follow publika.id on Google News Follow
Topik Terkait: Ferrari Mobil Listrik Otomotif
Editors Team
rizka-amelia-kusuma
Author