Kenjiro Tsuda Gugat TikTok Terkait Penggunaan Suara AI Ilegal

Share

Industri hiburan Jepang tengah dihebohkan dengan langkah hukum terkait penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI). Pengisi suara atau seiyuu kenamaan asal Jepang, Kenjiro Tsuda, resmi melayangkan gugatan kepada platform TikTok.

Seperti dilansir dari Detikcom, Kenjiro Tsuda merasa suaranya telah ditiru tanpa izin melalui berbagai konten video AI yang beredar luas di platform tersebut. Penggunaan suara tanpa izin ini diduga sudah berlangsung sejak awal 2024.

Gugatan hukum ini resmi didaftarkan oleh tim kuasa hukum Kenjiro Tsuda melalui Pengadilan Distrik Tokyo sejak November 2025. Di dalam platform TikTok, terdeteksi ada ratusan video yang diunggah oleh akun-akun anonim dengan mereplikasi suara sang aktor secara ilegal.

Dalam gugatan hukumnya, Kenjiro Tsuda menuntut agar pihak TikTok segera menghapus konten-konten ilegal tersebut. Ia menilai video-video itu melanggar hak publisitas dan diduga telah mengambil keuntungan finansial yang signifikan.

Tim kuasa hukum Kenjiro Tsuda menduga akun-akun anonim tersebut meraup keuntungan dari penggunaan suara kliennya sekitar 750 ribu yen per bulan atau setara Rp 83 juta. Pihak Tsuda dikabarkan telah mengumpulkan bukti hingga 180-an video.

Kenjiro Tsuda menyayangkan narasi dalam video-video tersebut karena sepenuhnya merupakan hasil kecerdasan buatan dan bukan suara murni darinya. Ada banyak narasi ilegal yang dinilai berpotensi menyesatkan publik, mulai dari penyampaian fakta unik hingga legenda rakyat yang mistis.

Kenjiro Tsuda sendiri merupakan aktor, seiyuu, sekaligus sutradara asal Jepang yang sangat populer karena karakteristik suaranya yang berat, dalam, dan berkarisma. Pria yang lahir di Osaka pada 11 Juni 1971 ini memiliki ikatan erat dengan Indonesia karena pernah tinggal di Jakarta selama sekitar 8 tahun pada masa kecilnya.

Sebagai pengisi suara profesional, ia telah menghidupkan berbagai karakter legendaris di dunia anime dan video game. Beberapa di antaranya meliputi Kento Nanami dalam Jujutsu Kaisen, Seto Kaiba di Yu-Gi-Oh!, Overhaul atau Kai Chisaki di My Hero Academia, Tatsu di The Way of the Househusband, serta Nanjiro Echizen dalam Prince of Tennis.

Di luar aktivitasnya mengisi suara, Tsuda aktif berakting dalam berbagai drama televisi, teater, dan film layar lebar di bawah naungan agensi bakat ANDSTIR. Sebagai sutradara, ia juga telah mengarahkan beberapa proyek film pendek serta produksi panggung.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
hendra-kurniawan-saputra
Author