Sistem Bunker Mojtaba Khamenei Perlambat Perundingan Damai Iran AS

Share

Penundaan pengumuman potensi kesepakatan damai antara Iran dan Amerika Serikat dipicu oleh keberadaan Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei di sebuah bunker rahasia berpenjagaan ketat. Informasi intelijen tersebut dilaporkan oleh CBS News melalui Al Arabiya pada Selasa (26/5/2026), sebagaimana dilansir dari Detikcom.

Hambatan komunikasi internal muncul karena Mojtaba hanya dapat diakses melalui jaringan perantara yang rumit. Kondisi ini menyulitkan para pejabat Iran yang bernegosiasi dengan pemerintahan Presiden AS Donald Trump untuk mendapatkan respons cepat terkait proposal perdamaian.

Meskipun terjadi kendala birokrasi komunikasi, draf kesepakatan damai yang ada saat ini dikabarkan telah mendapatkan persetujuan prinsip dari pemimpin tertinggi tersebut.

"secara efektif bersembunyi" kata sejumlah pejabat AS.

Hingga saat ini, otoritas Iran belum memberikan pernyataan resmi atau tanggapan langsung mengenai laporan persembunyian Mojtaba tersebut. Di sisi lain, ketegangan sempat meningkat pascaserangan awal AS dan Israel pada 28 Februari lalu yang melukai Mojtaba dan menewaskan ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei.

Pihak Gedung Putih tetap memantau perkembangan situasi ini secara intensif demi memastikan kelanjutan proses diplomasi kedua negara.

"secara efektif bersembunyi" kata pejabat senior pemerintahan AS.

Sejak resmi menggantikan posisi mendiang ayahnya pada awal Maret lalu, Mojtaba belum pernah tampil atau memberikan pidato secara langsung di hadapan publik. Segala bentuk instruksi resmi maupun pernyataan kebijakan sejauh ini hanya dirilis dalam bentuk tertulis melalui media pemerintah Iran.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
gilang-permana-putra
Author