Biro Statistik Australia Menggelar Sensus Penduduk Wajib

Share

Biro Statistik Australia (ABS) menggelar pendataan sensus penduduk lima tahunan secara wajib bagi semua orang yang berada di kawasan Negeri Kanguru pada malam 11 Agustus, sebagaimana dilansir dari Detikcom.

Kewajiban pengisian formulir ini berlaku untuk seluruh warga lokal, pelajar internasional, hingga wisatawan asing, kecuali diplomat beserta keluarganya. Partisipasi dapat dilakukan secara daring maupun dengan mengajukan formulir luring.

Proses pengisian data masih tetap dibuka bagi warga yang belum menyelesaikannya setelah batas waktu malam sensus tersebut. Pemerintah memberikan kesempatan tambahan sebelum langkah penindakan diambil.

"Kami meminta semua orang yang ada di Australia untuk mengisi formulir sensus sesegera mungkin, berdasarkan siapa yang berada di rumah mereka pada malam sensus, Selasa 11 Agustus," ujar juru bicara ABS kepada ABC Indonesia.

Otoritas berwenang menegaskan bahwa denda tidak akan langsung dijatuhkan kepada warga yang terlambat mengisi berkas. Penanganan awal dilakukan melalui pendekatan langsung oleh petugas di lapangan.

"Petugas Sensus akan menindaklanjuti rumah-rumah yang belum mengisi formulir sensus dalam beberapa minggu mendatang untuk memastikan mereka mendapat bantuan untuk menyelesaikan sensus dan memiliki semua informasi yang mereka butuhkan," ujar juru bicara ABS.

Apabila warga tetap abai setelah dihubungi petugas, peringatan tertulis akan diterbitkan sebelum denda harian hingga AU$364 diberlakukan. Pengisian informasi yang tidak benar juga terancam sanksi denda hingga AU$3.640, sedangkan warga negara yang berada di luar negeri pada 11 Agustus dibebaskan dari kewajiban ini.

Seluruh informasi yang terkumpul digunakan pemerintah untuk memetakan kebutuhan layanan publik serta menyusun perencanaan wilayah secara akurat di masa mendatang.

"Memiliki angka yang tepat berarti bisa memberikan layanan yang tepat bagi masyarakat," ujar juru bicara ABS.

Pemanfaatan data sensus mencakup perencanaan layanan berbasis budaya bagi komunitas beragam, penyusunan komunikasi pemerintah daerah, penyediaan berita multibahasa oleh media, hingga program integrasi pekerjaan bagi migran baru melalui AMES Australia. Selain itu, lembaga Safe Work Australia menggunakan data ini untuk memetakan risiko keselamatan kerja di sektor pertanian, transportasi, dan konstruksi.

Daftar pertanyaan sensus mencakup alamat, anggota rumah tangga, status disabilitas, latar belakang budaya, bahasa, agama, hingga kondisi tempat tinggal. Sensus tahun 2026 ini juga mencakup pertanyaan orientasi seksual bagi warga di atas 16 tahun guna penyesuaian program sosial.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
danto-wijaya-kusuma
Author